Teknologi

Tagar Boikot X Trending Usai Elon Musk Nyatakan Dukung Israel

Jakarta – Warganet Indonesia kompak serukan boikot X yang dulunya bernama Twitter. Seruan boikot X kini menjadi trending di X hari ini, Rabu (29/11/2023).

Seruan boikot X ini trending setelah sang pemilik X, Elon Musk menyatakan dukungannya terhadap Israel untuk melawan Hamas.

Diketahui, Elon Musk yang juga merupakan pemilik Tesla ini baru saja melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin, 27 November 2023.

Ia mengunjungi Kibbutz, kawasan yang menjadi sasaran serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Menulik Al-Jazeera, Selasa (28/11), Musk mengungkapkan rasa terkejut melihat kondisi lokasi yang hancur dalam serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas dan menewaskan sekitar 1.200 lebih warga Israel.

Baca juga: Elon Musk Terang-Terangan Dukung Israel Lawan Hamas

“Sangat mengejutkan melihat lokasi pembantaian, dan Israel tidak punya pilihan selain melenyapkan Hamas,” kata Musk.

Bahkan, saat mendengar penjelasan Netanyahu bahwasannya upaya menghancurkan Hamas diperlukan dalam mencapai perdamaian dengan Palestina, Musk pun menyatakan setuju terhadap upaya tersebut.

“Tidak ada pilihan lain. Mereka yang berniat membunuh harus dinetlalisir,” bebernya.

Selain bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu, Musk juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog serta keluarga tahanan Israel yang disandera Hamas.

Ramai-Ramai Boikot X

Aksi dukungan Musk terhadap Israel pun membuat warganet Indonesia ‘murka’. Berdasarkan pantauan Infobanknews, hingga saat ini ada 9.635 posts meramaikan seruan boikot X di kolom trending X.

“Ayo boikot x/twitter. Secara resmi no hoax nyumbang RS di Israel. Jangan cuma McD yang diboikot,” tulis akun @thekayalix.

Baca juga: Gerakan Medsos Julid Fisabilillah Sukses Serang Mental Tentara Israel

Nitezen lainnya yang boikot X adalah akun @Ryzahlic. Dia menganggap bahwa boikot X jadi salah satu jalan untuk melawan zionis.

“Dulu pejuang-pejuang kita juga pake senjata rampasan untuk melawan penjajah. Pada akhirnya kita harus memilih untuk tetap menggunakan twitter ato X untuk perjuangan melawan zionis. Asal jangan pernah nge-klik iklannya! #boikotx,” tulis akun @Ryzahlic.

“Boikot X mah cukup pake terus-terusan tanpa bayar premiumnya. User yang gak generate revenue buat perusahaan itu akan jadi beban buat mereka,” tulis akun @arnantoAkbar. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

6 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

6 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

7 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

8 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

8 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

9 hours ago