Categories: Perbankan

Tabungan Simpel Mandiri Ditarget Jaring 15.000 Rekening

Bank Mandiri membidik kerja sama dengan 500 sekolah untuk meningkatkan nasabah pelajar. Ria Martati

Jakarta–PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) menargetkan sekitar 15 ribu pelajar untuk menjadi nasabah tabungan khusus pelajar atau yang diinisiasi OJK dengan nama Tabungan SimPel (simpanan pelajar).

Bank Mandiri sendiri merilis Tabungan Mandiri Simpel, dan akan menggandeng sekolah dari SD hingga SMA agar tabungan untuk para pelajar itu makin banyak nasabahnya.

“Targetnya ya mungkin 500 sekolah, tergantung kecepatannya, kan enggak semua sekolah mau,” ungkap Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Hery Gunardi di Jakarta, Rabu 16 September.

Dengan tabungan Mandiri Simpel ( Tabungan SimPel ), perseroan diharapkan dapat menghimpun lebih banyak dana pihak ketiga, khususnya dari dana murah. Sampai akhir tahun ini, Dana Murah (CASA) Perseroan diharapkan mencapai 68% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

“Potensinya besar ya, karena kan kalau mereka nabung gak akan ditarik-tarik,” tambahnya.

Dia mengatakan, sejak diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) awal September lalu, kini perseroan telah menggaet 4000 pelajar melalui kerjasama di 63 sekolah yakni 27 sekolah tingkat SD, 35 SMP dan satu sekolah tingkat SMA, untuk memiliki tabungan Mandiri Simpel.

Dalam kesempatan yang sama,  Perseroan hari ini telah meluncurkan dan aktivasi tabungan Mandiri Simpanan Pelajar (Simpel) di hadapan 1000 pelajar se-Jabodetabek. Peluncuran ini untuk mendorong budaya menabung sejak dini bagi para pelajar.

Sekadar catatan, hingga akhir Juni 2015, penghimpunan dana pihak ketiga Bank Mandiri mencapai Rp 654,9 triliun. Dari jumlah tersebut, total dana murah yang berhasil dikumpulkan Bank Mandiri sebesar Rp403,9 triliun atau tumbuh 16,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

3 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

3 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

3 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago