News Update

Tabungan Simas Haji Kembali Diluncurkan di Surabaya

Surabaya – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Sinarmas kembali meluncurkan sekaligus mengenalkan produk Tabungan Simas Haji IB di Masjid Cheng Hoo, Surabaya. UUS Bank Sinarmas memfasilitasi nasabah calon haji dengan Tabungan Simas Haji IB sebagai tabungan persiapan haji yang bebas biaya administrasi, mendapatkan bagi hasil, dan bisa bertransaksi dengan kartu ATM GPN.

UUS Bank Sinarmas telah resmi menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPS-BPIH). Dengan menjadi BPS-BPIH, bank dapat melayani pendaftaran haji melalui jaringan kantor cabang Bank Sinarmas. Selain itu, UUS Bank Sinarmas juga dapat melayani nasabah untuk pelunasan haji dengan bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Unit Usaha Syariah Bank Sinarmas juga ditetapkan sebagai Bank Penempatan untuk mendukung BPKH dalam mengelola dana haji,” ujar Direktur Unit Usaha Syariah Bank Sinarmas, Halim dalam keterangannya di Surabaya, Senin, 1 Oktober 2018.

Untuk membimbing displin menabung, UUS Bank Sinarmas memberikan Tabungan Simas Rencana Haji dengan fitur autodebet persiapan setoran awal BPIH dan terakhir Rekening Tabungan Jemaah Haji yang dikhususkan sebagai rekening pembayaran setoran awal dan pelunasan BPIH yang terkoneksi online dengan SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu).

“Dengan jaringan cabang yang ada, harapan kami penerimaan setoran Haji dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang Bank Sinarmas dan memberikan kemudahan bagi calon Jemaah Haji yang ingin mendaftar Haji,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, bahwa produk Tabungan Simas Haji ini sebelumnya sudah diluncurkan di Jakarta pada 18 September 2018 dan di Medan pada 27 September 2018. Peluncuran Tabungan Simas Haji ini juga sesuai dengan komitmen UUS Bank Sinarmas dalam memberikan layanan terbaik dan menyediakan solusi nasabah yang memenuhi prinsip Syariah.

“Produk Tabungan Simas Haji diharapkan bisa menjadi solusi bagi para nasabah calon haji untuk mewujudkan impian ibadah menjalankan rukun Islam kelima,” paparnya.

Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menambahkan, peluncuran produk Tabungan Simas Haji ini menjadi penting dalam mendorong masyarakat untuk bisa menjalankan ibadah haji. Dirinya juga berharap, agar produk Tabungan Haji ini juga bisa menjadi akses bagi masyarakat dalam mengumpulkan dananya yang akan digunakan untuk berangkat haji.

“Produk ini supaya bisa menjalankan ibadah haji, untuk bisa memenuhi masyarakat dalam kebutuhan haji. Tapi sering kali mereka tak punya akses untuk ini, maka dari itu, ini menjadi penting dan Bank Sinarmas bisa berperan aktif untuk bisa memberikan akses kepada calon jemaah haji,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbeda yang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September… Read More

12 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

60 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

4 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

4 hours ago