Perbankan

Tabungan Haji Bank Mega Syariah Tembus Rp303 Miliar di Juni 2025

Jakarta – Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan positif pada tabungan haji. Hingga Juni 2025, total beredar Tabungan Haji Bank Mega Syariah tercatat lebih dari Rp303 miliar, tumbuh sekitar 1,3 persen dibandingkan akhir 2024 yang mencapai lebih dari Rp299 miliar.

Pertumbuhan tabungan haji tersebut sejalan dengan jumlah rekening (NoA) Tabungan Haji yang telah mencapai lebih dari 254 ribu rekening per Juni 2025. Angka ini meningkat lebih dari 3,67 persen dibandingkan akhir 2024 yang tercatat lebih dari 245 ribu rekening.

Adapun persentase outstanding tabungan haji terhadap total tabungan nasional juga mengalami peningkatan dari 17 persen pada akhir 2024 menjadi 19 persen pada Juni 2025.

Menurut Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji, pertumbuhan tabungan haji tersebut menjadi bukti perseroan kini semakin menjadi pilihan masyarakat dalam merencanakan keuangannya untuk perencanaan haji dan umrah.

“Total nasabah tabungan haji bank Mega Syariah terus menunjukkan tren positif,” ujar Oney, sapaan akrab Rasmoro Pramono Aji dikutip 16 Juli 2025.

Baca juga: Pembiayaan Korporasi Bank Mega Syariah Tumbuh 30,24 Persen di Semester I 2025

Melihat potensi tersebut, kata Oney, Bank Mega Syariah pun terus berupaya melanjutkan tren pertumbuhan tabungan haji. Salah satunya dengan Program Poin Haji Berkah Mega Syariah tahap pertama.

“Ini merupakan wujud apresiasi kepada nasabah yang telah mempercayakan persiapan ibadah haji kepada Bank Mega Syariah,” jelas Oney.

Pada Program Poin Haji Berkah Mega Syariah tahap pertama, lanjut Oney, sebanyak 20 nasabah terpilih dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan beragam hadiah menarik. Mulai dari smartphone, sepeda motor, hingga lima voucher umroh.

Adapun proses penentuan pemenang disaksikan dan disahkan oleh pejabat Bank Mega Syariah bersama pejabat berwenang dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan Notaris di Menara MEga Syariah pada 16 Juli 2025.

“Selamat kepada para pemenang, terima kasih kepada seluruh nasabah setia Bank Mega Syariah yang mempercayakan perencanaan ibadah hajinya kepada kami,” kata Oney.

Program Poin Haji Berkah Mega Syariah berlangsung selama periode 1 April 2025 hingga 31 Maret 2026. Pemilihan pemenang akan dilakukan sebanyak lima kali melalui pemilihan acak yang terdiri dari empat kali hadiah kuartalan dan satu kali grand prize. 

Baca juga: Tak Hanya Kelola Dana, DPR Nilai BPKH Punya Potensi Jadi Syarikat Haji

Program Poin Haji Berkah Mega Syariah ditunjukkan bagi nasabah tabungan haji dan umrah nasabah existing maupun nasabah baru dengan cara Aktivasi M – Syariah, Top up tabungan haji/umroh.

Nasabah juga berkesempatan mendapatkan extra poin untuk setiap pembukaan tabungan rencana. Poin-poin ini akan dilakukan pemilihan acak pada setiap kuartal.

Program ini diharapkan dapat menambah motivasi bagi masyarakat untuk merencanakan Ibadah Haji  melalui Bank Mega Syariah. Program ini juga memberikan benefit lebih berupa peluang mendapatkan berbagai hadiah menarik.

“Semoga program Poin Haji Berkah Mega Syariah dapat menambah semangat masyarakat untuk menabung dan merencanakan ibadah haji serta umrah sejak dini,” harap Oney. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

3 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

4 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

4 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

4 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

4 hours ago