News Update

Synpulse Angkat Inge Halim jadi Managing Director Untuk Indonesia

Jakarta – Global Management Consultancy Synpulse mengumumkan pengangkatan Inge Halim sebagai Managing Director untuk Synpulse Indonesia, yang akan memimpin pengembangan organisasi di Indonesia.

Dengan tanggung jawab yang penuh untuk kepemimpinan dan pengembangan Synpulse di negara Asia Tenggara, Inge akan memainkan peran kunci untuk memimpin tim Indonesia yang sedang berkembang dan mendukung rencana pertumbuhan Synpulse yang ambisius untuk kawasan Asia Pasifik.

Inge memiliki pengalaman kepemimpinan dan pengetahuan yang luas selama 30 tahun dalam menyediakan solusi teknologi untuk industri jasa keuangan. Pengalamannya mencakup dukungan kepada banyak organisasi besar jasa keuangan dalam menciptakan keunggulan kompetitif melalui inovasi bisnis dan teknologi.

Penunjukan Inge ini, dilakukan tidak lama setelah pengumuman tentang pendirian lokasi Synpulse kelima di Asia Pasifik di ibu kota negara Indonesia, Jakarta. Hal ini merupakan bukti lebih lanjut atas rencana ekspansi perusahaan untuk meningkatkan kehadirannya di Asia Pasifik.

Managing Director dan Managing Partner APAC, Yves Roesti mengatakan, bahwa pihaknya sangat senang atas bergabungnya Inge untuk membantu dan mendorong rencana pertumbuhan Synpulse di Asia Pasifik. Terlepas dari masa sulit ini, pihaknya tetap berkomitmen untuk melayani dan mentransformasi industri jasa keuangan.

“Kami terus berdedikasi untuk memperkuat hubungan kami dengan klien yang ada dan menjalin hubungan dengan klien yang baru, dan kami yakin bahwa rekam jejak dan pengalaman Inge di sektor jasa keuangan memainkan peran yang penting dalam pencapaian target kami, untuk membangun 500 bisnis yang kuat di Asia Pasifik pada tahun 2025,” ujar Yves Roesti dalam keterangannya, Selasa, 2 Februari 2021.

Menurut Inge Halim, jabatan barunya ini, merupakan suatu kehormatan baginya karena telah ditunjuk untuk memimpin tim Indonesia. Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya memiliki tim yang kuat di Indonesia, dan jaringan dukungan serta ekosistem yang lebih kuat di dalam Synpulse di seluruh dunia.

“Dengan fondasi yang kuat untuk menunjang pertumbuhan, saya yakin bahwa kami dapat terus membangun kesuksesan dari sejak kami masuk ke pasar Indonesia dan memajukan klien kami ke depan bahkan saat kami menavigasi ekonomi pasca-COVID-19,” ucap dia. (*)/Adv

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs: www.synpulse.com info@synpulse.com themagazine.synpulse.com

Informasi Kontak – Synpulse Indonesia

Michael.Stefanus@synpulse.com 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago