News Update

Suwarsito Ditunjuk jadi Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengangkat Suwarsito sebagai Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo menggantikan Amin Mas’udi.

Penunjukan Suwarsito itu berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-94/MBU/03/2021 dan Nomor 03/SK-DIR/RUPS-AP/BPUI/III/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Jaminan Kredit Indonesia pada Senin (22/3).

Setelah Amin Mas’udi wafat, tugas Direktur Bisnis Penjaminan dirangkap oleh Direktur Operasional dan Jaringan PT Jamkrindo Kadar Wisnuwarman.

Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo Abdul Bari dalam keterangannya yang dikutio di Jakarta mengatakan, jajaran manajemen PT Jamkrindo menyambut baik masuknya Suwarsito dalam jajaran Direksi PT Jamkrindo.

“Hal ini diyakini akan menambah kekuatan baru PT Jamkrindo dalam melakukan langkah-langkah strategis pengembangan bisnis yang inovatif, akuntabel, prudent, dan transparan dengan tata kelola perusahaan yang baik dan penuh integritas,” kata Abdul Bari.

Suwarsito memiliki banyak pengalaman di bidang bisnis penjaminan. Sebelum ditunjuk menjadi Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo, Lulusan Magister Manajemen Universitas Hasanuddin itu merupakan Kepala Divisi Bisnis 2 di PT Jamkrindo.

Bergabung sejak 1997 di PT Jamkrindo, berbagai posisi jabatan pernah ia emban seperti Kepala Cabang Banjarmasin, Kepala cabang Pekanbaru, Kepala Cabang Bandung dan Kepala Cabang Jakarta. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Umum, Kepala Kantor Wilayah III Jakarta, Kepala Divisi Bisnis Penjaminan Bank, hingga terakhir Kepala Divisi Bisnis 2.

Dengan pengangkatan direksi tersebut, berikut susunan Direksi yang baru.

1. Direktur Utama: Putrama Wahju Setyawan

2. Direktur Bisnis Penjaminan: Suwarsito

3. Direktur Operasional dan Jaringan: Kadar Wisnuwarman

4. Direktur MSDM, Umum, Dan Kepatuhan: Sulis Usdoko

5. Direktur Keuangan, Investasi Dan Manajemen Risiko: I. Rusdonobanu.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago