Surya Pertiwi Resmi Tercatat di Bursa

Jakarta – PT Surya Pertiwi Tbk, sebagai distributor tunggal di Indonesia untuk produk saniter dan fitting merk TOTO resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada hari ini Senin, 14 Mei 2018 dengan kode SPTO.

Melalui Initial Public Offering (IPO), Perseroan menawarkan 700.000.000 saham baru atau sekitar 26% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan, dimana jumlah saham tersebut termasuk saham yang ditawarkan kepada karyawan melalui program Employee Stock Allocation (ESA).

Dengan harga Rp1.160 per saham, perseroan meraih dana sekitar Rp812.000.000.000 sebelum dikurangi biaya emisi saham.

Baca juga: Distributor Kloset Merek TOTO Siap IPO

Tjahjono Alim, Presiden Direktur Perseroan, mengatakan dalam siaran persnya pada Senin (14/05/2018) bahwa dana IPO yang diperolehakan digunakan untuk memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang, belanja modal, yaitu dengan menambah kapasitas produksi pabrik SPN di Surabaya sebanyak 2 lini produksi sampai dengan tahun 2020, dan modal kerja.

Sebagai informasi, selama masa penawaran umum pada tanggal 4–8 Mei 2018, SPTO mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 38 kali. Surya Pertiwi menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam IPO ini.(*)

Risca Vilana

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago