Ekonomi dan Bisnis

Surveyor dan Bureau Veritas Kolaborasi Kembangkan Safe Guard Label

Jakarta – PT Surveyor Indonesia (Persero) menggandeng perusahaan asal Perancis, Bureau Veritas (BV) melakukan kolaborasi berupa co-branding SIBV Safe Guard Label.  Layanan sertifikasi atau atestasi bagi perusahaan ataupun insitusi layanan publik ini ditujukan untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat sehingga roda perekonomian kembali bergerak.

“Kami ingin membantu pemerintah memulihkan ekonomi. Dengan memberi rasa aman, kepercayaan masyarakat akan meningkat. Roda perekonomian kembali bergulir.  Jasa layanan ini akan membantu perusahaan fokus menjaga bisnisnya di tengah pandemi, seperti recovering revenue, membangun kembali operasional, reorganisasi, dan mengakselerasi digitaliasi,” kata Dian M Noer, Direktur Utama Surveyor Indonesia dalam Webinar Restart Your Business with SIBV and Embrace the New Normal yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2020.

Perusahaan atau instansi yang berhasil lulus audit akan ditandai dengan pemberian SIBV Safe Guard Label. Sertifikasi ini mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, World Health Organization (WHO), dan regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lewat layanan ini, Surveyor Indonesia dan BV melalui kantor perwakilan BV Indonesia akan memastikan kesiapan perusahaan dalam menerapkan protokol pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19. Sertifikasi ini berlaku selama enam bulan, dan bisa diperpanjang setelah dilakukan audit ulang.

Didi B Tedjosumirat, selaku Direktur PT Bureau Veritas Indonesia menambahkan, sertifikasi ini sudah diberikan kepada beberapa institusi di dalam dan luar negeri. Masyarakat juga dapat mengecek instansi-instansi yang sudah terverifikasi dan mendapat Safe Guard Label secara online. (*) Ari AS

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Presiden Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More

5 mins ago

DPLK Avrist Targetkan Nasabah Tumbuh 15 Persen di 2026

Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More

19 mins ago

Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More

29 mins ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

47 mins ago

Tragedi Siswa SD di NTT: Potret Gelap Masalah Keuangan Keluarga

Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More

56 mins ago

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

2 hours ago