Jakarta — Kolaborasi antara perusahaan financial technology (fintech) dan perbankan di Indonesia tahun 2019 akan semakin berkembang. Kolaborasi itu pun diperkuat dengan kian gencarnya perubahan perbankan menuju serba digital.
Hal tersebut sesuai dalam Mckinsey Asia Personal Financial Services Survey 2017 yang dilakukan oleh Mckinsey & Company, yang menyebut bahwa ada empat aspek untuk tren perbankan digital di Indonesia, antara lain pertumbuhan digitalisasi yang cepat, pertumbuhan perbankan tentang ekspansi produk dan layanan, nasabah yang mulai cerdas terhadap digital, serta bank yang mulai terbuka pada realita digitalisasi.
Selain itu, dalam riset menyatakan, masyarakat Indonesia menjadi penduduk yang memiliki pengguna smartphone ketiga terbesar di Asia Pasifik, atau sebesar 74% adalah pengguna android. Sementara 31% diantaranya adalah pengguna mobile internet aktif.
Meski demikian, penetrasi layanan keuangan non bank di Indonesia baru mencapai angka 5%, dan masih kalah dari beberapa negara di Asia lainnya lainnya, seperti China 67%, Korea Selatan 53%, Singapura 48%, Jepang 39%, Malaysia 15%, dan Thailand 10%.
“Namun, angka dalam 3 tahun kedepan dapat meningkat hingga 15 persen kalau fintech dan bank menyasar pengguna aktif digital (smartphone),” ujar Guillaume de Gantes – Partner, Indonesia, McKinsey & Company, di Jakarta, Senin (11/02).
Kemudian, menurut Bruce Delteil, – Partner, Indonesia, McKinsey & Company, agar mendapatkan kolaborasi yang terus berlanjut antara fintech dan perbankan, diperlukan sinergi khusus untuk tahun mendatang.
“Fintech harus agresif, inovasi, komplemen sama banking product. Kemudian bank harus terbuka, melakukan sharing, akuisisi, partnership,” kata Bruce, di Jakarta, Senin (11/02). (Ayu Utami)
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat utang masyarakat Indonesia di buy now pay later (BNPL) atau… Read More
Poin Penting IHSG sesi I turun 0,29 persen ke level 6.989,42 setelah bergerak fluktuatif. Mayoritas… Read More
Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More
Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More