Nasional

Survei Indikator: 47,9 Persen Masyarakat Sebut Ekonomi RI Tak Ada Perubahan

Jakarta – Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait kondisi ekonomi nasional bertajuk Evaluasi Publik Atas Kinerja 100 Hari Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih. Hasilnya, masyarakat Indonesia menilai kondisi ekonomi saat ini tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya.

Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara adalah “Apakah Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi nasional pada umumnya sekarang ini, apakah menjadi jauh lebih baik dibanding tahun lalu?

Hasilnya, dilihat Infobanknews, 28 Januari 2025, ada sebanyak 47,9 persen responden menjawab tidak ada perubahan dan 14,3 persen lebih buruk. Berikut rincian hasilnya:

  • Jauh lebih buruk: 1,7 persen
  • Lebih Buruk: 14,3 persen
  • Tidak ada perubahan: 47,9 persen
  • Lebih Baik : 31,6 persen
  • Jauh lebih baik : 3,4 persen
  • Tidak tahu/tidak jawab: 1,1 persen
Baca juga: Survei Indikator: 81,7 Persen Gen Z Puas dengan Kinerja 100 Hari Presiden Prabowo

Kemudian, di tingkat rumah tangga, mayoritas warga juga merasakan dampak ekonomi secara langsung. Mayoritas responden menilai ekonomi rumah tangganya saat ini tak ada perubahan dari tahun sebelumnya.

Simulasi ini dilakukan dengan pertanyaan, “Apakah Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi rumah tangga Ibu/Bapak sendiri pada umumnya sekarang ini, apakah menjadi jauh lebih buruk, lebih buruk, tidak ada perubahan, lebih baik, atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu? Hasilnya sebagai berikut:

  • Jauh lebih buruk: 1,5 persen
  • Lebih Buruk: 17,6 persen
  • Tidak ada perubahan: 44,7 persen
  • Lebih Baik: 32,5 persen
  • Jauh lebih baik: 3,6 persen
  • Tidak tahu/tidak jawab: 0,1 persen

“Kondisi ekonomi rumah tangga dibanding tahun lalu lebih banyak dinilai tidak ada perubahan. Yang menilai membaik lebih banyak ketimbang yang menilai memburuk,” tulis laporan tersebut.

Baca juga: Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi RI Stagnan 5 Persen pada 2024

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada periode 16-21 Januari 2025. Adapun populasi survei merupakan seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan

Sampel survei dipilih melalui metode multistage random sampling sebanyak 1.220 responden yang terdiri dari 49,9 persen laki-laki, dan 50,1 persen perempuan. Sementara itu, toleransi kesalahan survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan asumsi simple random sampling. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

5 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

5 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

5 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

6 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

9 hours ago