Ilustrasi: Pertumbuhan ekonomi Indonesia/Erman Subekti
Jakarta – Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait kondisi ekonomi nasional bertajuk Evaluasi Publik Atas Kinerja 100 Hari Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih. Hasilnya, masyarakat Indonesia menilai kondisi ekonomi saat ini tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya.
Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara adalah “Apakah Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi nasional pada umumnya sekarang ini, apakah menjadi jauh lebih baik dibanding tahun lalu?
Hasilnya, dilihat Infobanknews, 28 Januari 2025, ada sebanyak 47,9 persen responden menjawab tidak ada perubahan dan 14,3 persen lebih buruk. Berikut rincian hasilnya:
Baca juga: Survei Indikator: 81,7 Persen Gen Z Puas dengan Kinerja 100 Hari Presiden Prabowo
Kemudian, di tingkat rumah tangga, mayoritas warga juga merasakan dampak ekonomi secara langsung. Mayoritas responden menilai ekonomi rumah tangganya saat ini tak ada perubahan dari tahun sebelumnya.
Simulasi ini dilakukan dengan pertanyaan, “Apakah Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi rumah tangga Ibu/Bapak sendiri pada umumnya sekarang ini, apakah menjadi jauh lebih buruk, lebih buruk, tidak ada perubahan, lebih baik, atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu? Hasilnya sebagai berikut:
“Kondisi ekonomi rumah tangga dibanding tahun lalu lebih banyak dinilai tidak ada perubahan. Yang menilai membaik lebih banyak ketimbang yang menilai memburuk,” tulis laporan tersebut.
Baca juga: Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi RI Stagnan 5 Persen pada 2024
Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada periode 16-21 Januari 2025. Adapun populasi survei merupakan seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan
Sampel survei dipilih melalui metode multistage random sampling sebanyak 1.220 responden yang terdiri dari 49,9 persen laki-laki, dan 50,1 persen perempuan. Sementara itu, toleransi kesalahan survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan asumsi simple random sampling. (*)
Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More
Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More