Survei Digital Brand: BTN Syariah Konsisten Cemerlang

Survei Digital Brand: BTN Syariah Konsisten Cemerlang

Dana Nasabah Dibobol, Saham BTN Sempat Merosot 8,44%
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Brand unit usaha syariah (UUS) Bank Tabungan Negara (BTN)  cemerlang di dunia maya. Pada survei kali ini, UUS dari bank yang dipimpin Haru Koesmahargyo  ini mencatatkan namanya sebagai UUS yang paling dikenal netizen. Selain itu, dalam survei yang sama di 2021, BTN Syariah juga menjadi UUS yang paling kondang di jagat digital.

Di setahun terakhir, BTN Syariah diperbicangkan (buzz) netizen sebanyak 1.245 kali. Perbincangan mengenai anak usaha BTN ini paling banyak terjadi pada medio April 2021. Ketika itu, topik yang menjadi sorotan netizen ialah terkait dengan kuis berhadian saldo uang elektronik . Hasilnya, pada survei kali ini, bank ini mendapat total indeks 1.177.

Baca juga: BSI Kampiun, Bank Muamalat Tetap Kuat, Bank Mega Syariah Mengejutkan

PermataBank Syariah, UUS dari PermataBank, membayangi popularitas UUS bank BTN ini. UUS yang dipimpin Herwin Bustaman sebagai Direktur Unit Bisnis Syariah PermataBank ini mendapat total indeks 191. Hal itu disebabkan karena  bank ini dicuit warganet sebanyak 199 kali. Atensi tertinggi warganet untuk PermataBank Syariah juga berkaitan dengan acara kuis berhadiah yang diselenggarakan UUS ini.

Mengantongi total indeks 120, Bank DKI Syariah, UUS dari Bank DKI, menjadi UUS terpopuler berikutnya. Bank DKI Syariah dibicarakan warganet sebanyak 190 kali. Program vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan UUS yang dipimpin Babay Parid Wazdi sebagai Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI ini merupakan isu yang paling banyak mendapat perhatian warganet.

Penghargaan “Infobank Digital Brand Awards ”diberikan oleh Majalah Infobank dan Isentia atas keberhasilan mereka dalam melakukan promosi produk atau jasa secara digital. Penilaian dilakukan dalam survei bertajuk “Digital Brand Survey ” dengan menggunakan metode dan teknologi social media monitoring. Dalam pengukuran ada delapan tahapan untuk mendapatkan hasil yang akurat dan tepat. sedikitnya, terdapat 16 kategori sebagai basis pemeringkatan corporate brand dan 20 kategori sebagai basis pemeringkatan product brand. (*) Ari Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]