Jakarta–Tren penurunan suku bunga dana dan kredit diperkirakan akan berlanjut sampai akhir 2016. Hal ini terungkap dalam Survei Perbankan yang dilakukan Bank Indonesia.
Survei yang dilakukan dengan sampel dari 41 bank umum tersebut menunjukkan rata-rata perkiraan suku bunga dana (CoF) biaya dana yang dioperasionalkan (CoLF) tahun 2016 masing-masing 6,47% dan 10,14%, lebih rendah dibandingkan perkiraan suku bunga dana pada triwulan II-2016 6,54% dan 10,19%.
Sementara berdasarkan data Bank Indonesia, suku bunga Tabungan pada Mei 2016 turun 7 bps dari bulan Maret 2016 menjadi 1,59% per tahun dan suku bunga Deposito turun 27 bps menjadi 6,47% per tahun, sedangkan suku bunga Giro naik 1 bps menjadi 1,75% per tahun. Penurunan suku bunga dana tersebut diiringi dengan penurunan suku bunga kredit.
Menurut data BI suku bunga kredit untuk Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi dan Kredit Konsumsi masing-masing turun 27 bps, 19 bps dan 5 bps.
Survei memperkirakan rata-rata suku bunga kredit Rupiah pada triwulan ketiga 2016 juga masih akan turun. Rata-rata suku bunga Kredit Modal Kerja Rupiah turun 18 bps menjadi 13,01% per tahun, suku bunga Kredit Investasi turun 8 bps menjadi 13,46% per tahun dan suku bunga Kredit Konsumsi Rupiah turun 11% menjadi 15,75% per tahun.
Berdasarkan jenis Kredit Konsumsi, penurunan suku bunga kredit diperkirakan terjadi pada hampir semua jenis kredit kecuali Kartu Kredit yang stabil tinggi. Pada triwulan ketiga 2016, rata-rata suku bunga KPR/KPA diperkirakan turun 8 bps, suku bunga KKB turun 15 bps, suku bunga Kredit Multiguna turun 4 bps, dan rata-rata suku bunga KTA turun 7 bps. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More