Survei BI: Pertumbuhan Kredit Baru di Triwulan I-2022 Diprediksi Melambat

Survei BI: Pertumbuhan Kredit Baru di Triwulan I-2022 Diprediksi Melambat

Melalui PLPS 3/2020 LPS Resmi Bisa Tempatkan Dana di Bank Perbankan
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan, pada triwulan I 2022 pertumbuhan kredit baru diprakirakan melambat bila dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal tersebut terindikasi dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 52,0%.

Namun, menurut Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, secara triwulanan (qtq) pertumbuhan kredit baru pada triwulan IV 2021 meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari nilai SBT permintaan kredit baru sebesar 87,0%, lebih tinggi dari SBT 20,9% pada triwulan sebelumnya.

“Pertumbuhan penyaluran kredit baru terindikasi terjadi pada seluruh jenis penggunaan, tercermin dari nilai SBT yang tercatat positif,” uja Erwin dalam keterangannya dikutip Jumat, 21 Januari 2022.

Standar penyaluran kredit pada triwulan I 2022 diprakirakan sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 3,4%, lebih tinggi dibandingkan dengan 2,6% pada triwulan sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh perkiraan peningkatan suku bunga kredit yang dilakukan oleh sebagian bank.

 

Hasil survei menunjukkan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 8,7% atau meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2021 sebesar 5,2%. Optimisme tersebut antara lain didorong oleh kondisi moneter dan ekonomi, serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]