News Update

Surat Utang Korporasi Tembus Rp58,14 Triliun

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) catat total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 45 Emisi dari 31 Emiten senilai Rp58,14 Triliun.

Mengutip keterbukaan informasi bursa, Rabu, 4 Juli 2018, jumlah tersebut bertambah setelah dicatatkannya obligasi PT Bank Pan Indonesia Tbk dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk hari ini.

Adapun obligasi berkelanjutan III Bank Panin Tahap I Tahun 2018 (PNBN03CN1) dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp100 miliar dan obligasi subordinasi berkelanjutan III Bank Panin Tahap I Tahun 2018 (PNBN03SBCN1) dicatatkan sebesar Rp1,30 triliun

Sementara obligasi berkelanjutan II MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2018 (BCAP02CN1) dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp300 miliar.

Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 356 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp399,08 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 112 Emiten.

Sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 89 seri dengan nilai nominal Rp2.196,92 Triliun dan USD200 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp9,19 Triliun. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago