News Update

Super Spring Bidik Pangsa Pasar Hingga 12%

Jakarta – Perusahaan alat navigasi & pelacak kendaraan (GPS Tracker), PT Super Spring menargetkan pangsa pasarnya minimal bisa capai 12% untuk GPS navigasi & tracker di Tanah Air.

Untuk mencapai target tadi, Superspring melakukan perluasan jaringan pemasaran, menambah fitur hingga merilis produk baru yang menyasar pengguna pemula (entry level).

Disampaikan Chief of Media and Brand Activation PT Super Spring, Ade Habibie, terkait perluasan jaringan pemasaran pihaknya berupaya memaksimalkan layanan pada 43 kantor cabang pemasaran yang dimiliki. Salah satunya menambah jam operasional hingga 24 jam.

“Kami optimis berkembang, karena kami punya produk baru yang terjangkau,” ujarnya Sabtu, 4 Mei 2019.

Langkah kedua memperkenalkan teknologi e-SIM pada perangkat GPS Tracker terbaru mereka tipe VT-20. Ade Habibie mengklaim, pihaknya merupakan yang pertama membawa teknologi e-SIM di Indonesia. “e-SIM merupakan elektronik SIM yang tertanam didalam perangkat tanpa bentuk fisik. e-SIM nantinya akan menggantikan kartu SIM (fisik) yang selama ini ada di dalam perangkat. e-SIM akan hadir dalam bentuk virtual yang tertanam dan tidak bisa dilepas,” paparnya.

Sementara strategi penambahan lini produk dilakukan dengan meluncurkan GPS Tracker VT-20, yang merupakan sebuah GPS Tracker entry level. “Tentunya sebagai produk entry level, harga yang ditawarkan sangat menarik agar bisa semakin terjangkau dan semakin banyak konsumen yang bisa menikmati teknologi GPS Tracker ini,” ujarnya.

Selain tiga upaya tadi, Superspring menurut Ade berupaya mempertahankan loyalitas pelanggan, diantaranya dalam bentuk takshow yang menghadirkan Djonnie Rahmat selaku pembicara. Djonnie merupakan Komisaris Utama Citra Langgeng Otomotif dan Sinar Surya Otomotif (Importir Ferrari) sekaligus Direktur Utama Mabua Harley Davidson (Importir Harley).

Talkshow yang digelar pada tanggal 2 Mei 2019 tersebut juga dilakukan dalam rangka merayatakan Ulang Tahun PT Super Sping yang ke-11. Sebanyak 200 pelanggan setia Superspring diundang dalam acara yang dirangkai dengan gala dinner tersebut.

Sebagai catatan, selain GPS Tracker, perusahaan yang didirikan pada 8 Mei 2008 tersebut kini telah merambah pada bisnis security system lainnya seperti Dashboard Camera hingga IPCAM Wireless CCTV.

Sementara terkait datangnya Ramadan dan Lebaran, Superspring menilai, berdasarkan angka penjualan tahun lalu diakui adanya kenaikan penjualan. “Kami harap momen Ramadan & Lebaran tahun ini kami mampu meningkatkan penjualan minimal 3% dibanding bulan-bulan lain,” pungkas Ade. (*)

Apriyani

Recent Posts

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More

2 hours ago

Gelar Green Golf Tournament 2026, Infobank Dorong Program Sosial dan Lingkungan Bersama Industri Keuangan

Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More

7 hours ago

Strategi Victoria Square Perkuat Ekosistem Bisnis dan Budaya

Poin Penting Kolaborasi budaya–bisnis: Ajang Meet and Greet Miss Japan 2026 jadi momentum networking Indonesia–Jepang,… Read More

10 hours ago

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

11 hours ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

13 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

13 hours ago