Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta – Guna mendukung bisnis anak usahanya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) mengaku telah menyiapkan dana sekitar Rp1 triliun hingga Rp2 triliun untuk menyuntikkan dana ke anak usahanya.
“Kita ada rencana tambahkan modal sekitar Rp 1 triliun hingga Rp2 triliun. Ini gunanya untuk meningkatkan kontribusi dari anak usaha, sehingga secara konsolidasi sesuai dengan rencana tahun ini,” kata Direktur Bank Mandiri Darmawan Junaidi di Plaza Mandiri Jakarta, Kamis 19 Juli 2018.
Selain itu ditemui di tempat yang sama Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, pihaknya fokus pada penguatan tiga anak usaha yang diutamakan mendapatkan suntikan dana tersebut.
“Kita ada beberapa anak usaha yang lagi tumbuh, ada bank mantap yang memang ada penambahan modal, ada mandiri utama finance kita juga punya mandiri capital, mungkin di tiga utama area itu,” Kartika.
Mandiri sendiri hingga semester pertama tahun ini masih menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan membukukan laba bersih di sepanjang Semester I 2018 sebesar Rp 12,2 triliun, tumbuh 28,7%.
Pertumbuhan laba Bank Mandiri terutama didorong pencapaian fee based income sebesar Rp12,9 Triliun, atau tumbuh 18,1% YoY yang diiringi dengan penurunan biaya CKPN 15,4% YoY.(*)
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More