Jakarta – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini (12/6) yang membahas terkait pembagian dividen dan susunan pengurus perseroan.
Presiden Direktur SUNI, Willy Johan Chandra, mengatakan para pemegang saham telah menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2023 sebagai dividen tunai sebesar Rp11 miliar atau setara dengan 10,91 persen dari laba bersih sebesar Rp73 miliar, dengan nilai nominal Rp4,4 per saham
“Keputusan hasil rapat adalah untuk cash dividen yang didistribusi untuk tahun 2023 sebesar Rp11 miliar sama dengan 10,91 persen dari net profit atau Rp4,4 per saham,” ucap Willy dalam Paparan Publik di Jakarta, 12 Juni 2024.
Baca juga: Caturkarda Depo Bangunan Bakal Tebar Dividen Rp27,16 Miliar, Simak Jadwalnya
Selain itu, para pemegang saham SUNI juga menyetujui pengangkatan Freddy Soejandy sebagai Direktur Keuangan SUNI dari sebelumnya menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO).
Freddy menuturkan bahwa, pembagian dividen tunai SUNI yang sebesar Rp11 miliar tersebut telah mempertimbangkan dari keadaan arus kas keluar dan masuk atau cash flow perseroan. Mengingat, saat ini SUNI tengah dalam proses pembangunan pabrik baru.
“Saat ini SUNI sedang melaksanakan pembangunan pabrik yang kedua di Batam jadi tentunya perseroan harus mempertimbangkan hal tersebut, akan tetapi dengan laba yang sudah diterima dan pertimbangan dari kepala direksi untuk bisa membagikan dividen,” ujar Freddy dalam keterangan yang sama.
Baca juga: Bagi Dividen Rp3,29 Miliar, Emiten Properti Ini juga Mau Stock Split
Adapun, berdasarkan keputusan dalam RUPST tersebut, jadwal pembagian dividen telah disusun sebagai berikut:
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More