Jakarta–Sun Life Financial Inc. (Sun Life Financial) hari ini mengumumkan penyelesaian transaksi pengambilalihan 51% saham perusahaan asuransi jiwa PT CIMB Sun Life (CSL) dari mitra jangka panjang perusahaan, CIMB Group.
Transaksi tersebut telah diumumkan pada 23 Maret 2016 lalu. Sun Life Financial bermaksud untuk menyatukan seluruh bisnis CSL di bawah satu merek dagang Sun Life melalui PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Financial Indonesia).
Selain itu, Sun Life Financial Indonesia juga mempererat kemitraannya dengan CIMB Group melalui suatu perjanjian bancassurance yang diperluas dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) yang merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan 611 kantor cabang yang tersebar di Indonesia. Para nasabah CSL akan terus memiliki akses terhadap berbagai program pengelolaan kekayaan dan solusi asuransi jiwa yang menyeluruh seperti sebelumnya dari Sun Life Financial Indonesia.
“Kami sangat gembira untuk melanjutkan langkah kami dengan menyatukan bisnis kami dan memperkuat hubungan kami dengan CIMB Niaga untuk kepentingan para nasabah kami,” ujar Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu.
Ia mengatakan, ke depannya, fokus kolektif Perusahaan adalah untuk menyediakan aneka produk dan layanan yang unggul serta inovatif kepada para nasabah.
Transaksi (investasi) ini akan terus menambah momentum Sun Life Financial di Indonesia dan komitmennya yang telah melakukan investasi sebesar US$40 juta untuk meningkatkan jalur distribusi agency, meningkatkan penetrasi online, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan merek dagang perusahaan di negeri ini.
“Potensi pasar asuransi jiwa di Indonesia sangatlah besar dan merupakan pasar prioritas dalam pertumbuhan jangka panjang kami di Asia,” ujar Kevin Strain, Presiden Sun Life Asia.
Dia juga menambahkan, Sun Life juga meningkatkan kepemilikan atas PVI Vietnam di awal tahun ini dimana transaksi ini juga melambangkan salah satu bentuk investasi guna memperkokoh pijakan dan jangkauan kami di pasar-pasar Asia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More