Keuangan

Sun Life Luncurkan Produk Asuransi Syariah Terbaru

Jakarta – Melihat kesadaran masyarakat akan kesehatan yang terus meningkat akibat pandemi COVID-19, serta potensi dari asuransi yang masih sangat besar khususnya asuransi syariah, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) meluncurkan produk asuransi syariah terbaru bernama Asuransi Salam Anugerah Keluarga.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty menjelaskan, produk asuransi syariah terbaru ini hadir dengan beberapa manfaat. Salah satunya yakni, hanya dengan membayarkan satu polis, produk ini memberikan perlindungan menyeluruh bagi satu keluarga yang terdiri dari empat orang sekaligus.

“Sun Life mempertegas posisinya sebagai pionir di industri asuransi syariah tanah air, dengan menghadirkan solusi keuangan berbasis syariah yang komprehensif melalui kehadiran Asuransi Salam Anugerah Keluarga,” ujarnya pada virtual conference Sun Life di Jakarta, Senin, 6 Juli 2020.

Di kesempatan yang sama, Chief Sharia Business Sun Life Indonesia, Norman Nugraha menyatakan, keluarga muda kerap dihadapkan pada pilihan tentang siapa yang lebih membutuhkan perlindungan asuransi.

Namun, dengan hadirnya produk terbaru ini, tidak perlu khawatir. Selain satu polis untuk satu keluarga, manfaat lain dari produk ini adalah total santunan asuransi bagi suami istri sebesar 200 persen, perlindungan asuransi untuk dua anak, kesempatan bersedekah jariyah dengan berwakaf, serta kontribusi yang terjangkau.

“Hanya dengan minimal Rp9 juta per tahun, kita bisa mendapatkan perlindungan yang lengkap. Dalam satu polis tersebut mencover suami, istri, dan dua orang anak. Jadi kalau dalam sebulan, ya inshaAllah hemat,” ucapnya.

Dalam produk terbarunya, tambah Norman, Sun Life juga menyediakan paket asuransi kesehatan tambahan yaitu Sun Medical Platinum Syariah. Dalam paket tambahan ini, nasabah akan mendapat penambahan limit booster hingga enam kali dengan Rp40 miliar, manfaat akomodasi pendamping pasien tanpa batasan umur, serta manfaat perawatan di seluruh wilayah.

Norman optimis, meski di tengah tantangan pandemi COVID-19, potensi penjualan produk asuransi khususnya produk syariah masih sangat besar. Hal ini tercermin dari pertumbuhan produk syariah di Sun Life Indonesia yang mampu mencatatkan pertumbuhan 43 persen.

“Di Q1 dan Q2 walaupun dalam masa pandemi, pertumbuhan produk syariah di Sun Life itu tumbuh positif bahkan mencapai 43 persen. Kita tetap optimis terus bertumbuh positif ke depan, apalagi dengan adanya inovasi-inovasi baru seperti ini, kami yakin akan terus tumbuh positif,” tambah Norman. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

5 hours ago