Keuangan

Sun Life dan CIMB Niaga Hadirkan Dua Produk Berdenominasi USD, Apa Saja Manfaatnya?

Poin Penting

  • Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga rilis dua produk USD—X-Tra Proteksi Waris USD dan Sun Prosperity Prime (Si Super)—untuk memberikan proteksi jiwa sekaligus aset berdenominasi dolar
  • X-Tra Proteksi Waris USD menawarkan proteksi hingga usia 100 tahun, booster uang pertanggungan hingga 70 persen hingga pembebasan premi untuk 77 penyakit kritis
  • Si Super menyediakan manfaat tunai tahunan hingga 213,75 persen dari premi, tanpa pemeriksaan medis, dengan pilihan plan untuk tujuan pendidikan, pensiun, dan perencanaan keuangan keluarga.

Jakarta – PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) bersama PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan dua inovasi produk berdenominasi dolar Amerika Serikat, yaitu X-Tra Proteksi Waris USD dan Asuransi Sun Prosperity Prime (Si Super).

Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia menjelaskan, produk X-Tra Proteksi Waris USD dihadirkan sebagai solusi asuransi jiwa untuk memperkuat resiliensi ekonomi lintas generasi, melalui manfaat proteksi dan uang pertanggungan yang meningkat sesuai tujuan perlindungan, kebutuhan finansial, dan preferensi nasabah.

Sementara Asuransi Sun Prosperity Prime (Si Super), kata Albertus, menawarkan manfaat tunai tahunan sejak tahun pertama untuk mendukung beragam tujuan keuangan, mulai dari pendidikan hingga persiapan pensiun.

“X-Tra Proteksi Waris USD dan Asuransi Sun Prosperity Prime (Si Super) memberikan akses kepada keluarga untuk memiliki aset berdenominasi USD yang likuid dan terlindungi dari volatilitas mata uang, sekaligus mendukung perencanaan legacy yang komprehensif,” jelasnya.

Baca juga: AAUI Minta Respons Cepat Industri Asuransi di Tengah Pendataan Klaim Banjir Sumatra

Manfaat X-Tra Proteksi dan Sun Prosperity Prime

X-Tra Proteksi menawarkan tiga pilihan plan, yakni prime, signature, dan excellence. Manfaat pertama adalah nasabah akan mendapatkan perlindungan hingga usia 100 tahun dengan manfaat yang terus meningkat dan manfaat akhir kontrak.

Lalu, booster uang pertanggungan 70 persen sejak tahun pertama (plan signature), manfaat pembebasan premi bila terdiagnosis salah satu dari 77 penyakit kritis, dan longevity reward berupa manfaat tunai 20 persen dari uang pertanggungan awal. Secara historis, mata uang USD untuk stabilitas nilai dan diversifikasi portofolio.

Adapun Sun Prosperity Prime (Si Super) memiliki manfaat berupa pengajuan tanpa pemeriksaan medis yang memberikan akses lebih mudah bagi lebih banyak nasabah.

Baca juga: Strategi Sun Life Gaet Generasi Muda

Kemudian, produk ini tersedia dengan pilihan plan super start dan super growth sesuai tujuan prosperity, seperti pendidikan, pensiun, atau perencanaan keuangan lainnya dan memberikan total manfaat tunai tahunan hingga 213,75 persen (USD) dari premi tahunan.

Sementara menurut Noviady Wahyudi, Direktur Consumer Banking CIMB Niaga, lewat kedua produk tersebut pihaknya tidak hanya menawarkan produk asuransi, tetapi solusi inovatif yang memungkinkan keluarga dan pelaku bisnis Indonesia dapat memastikan legacy mereka.

“Hal ini sejalan dengan purpose kami, Advancing Customers & Society,” tutup Noviady. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

23 mins ago

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

2 hours ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

3 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

3 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago