Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini (7/9) diperkirakan masih berpeluang untuk menguat, setelah di perdagangan sebelumnya laju rupiah kembali bergerak ke zona hijaunya.
“Hari ini dollar index yang anjlok berpeluang kembali meminta penguatan rupiah yang lebih dalam,” ujar Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 7 September 2016.
Dia menilai, kembalinya laju rupiah ke zona hijau, lantaran adanya beberapa sentimen positif baik dari global maupun domestik. Di pasar global sendiri, penguatan harga komoditas dan pelemahan dollar AS telah mendorong laju rupiah.
“Rupiah menguat juga sejalan dengan permintaan SUN (Surat Utang Negara) yang mulai kembali, setelah sempat tertekan aksi jual terutama oleh investor asing,” ucapnya.
Selain itu, sentimen positif juga datang dari dampak uang tebusan tax amnesty yang terus bertambah. Kondisi ini telah memberikan respon positif bagi para pelaku pasar, sehingga laju rupiah terhadap dollar AS masih berpeluang untuk menguat.
“Sentimen positif dari uang tebusan tax amnesty yang terus bertambah, rupiah akan tetap terjaga,” tutup Rangga. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group BANK Indonesia (BI) memandang nilai tukar… Read More
Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 pada pekan 23–27 Februari 2026, diikuti… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 dan kapitalisasi pasar turun 1,03 persen… Read More
Poin Penting Bank Mega Syariah dan PT Berdikari luncurkan Tabungan Rencana Kurban berbasis layanan keuangan… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More