Summarecon Bagi Dividen Rp72 Miliar
Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Summarecon Agung Tbk memutuskan membagikan dividen tunai Rp72 miliar, atau Rp5 per saham. Pada tahun buku 2017, perseroan membukukan laba bersih Rp509 miliar.
“Dividen pada tahun ini Rp5 per lembar saham, total Rp72 miliar. Distribusi Juli 2018, cum dividen 28 Juli,” tukas Direktur Summarecon, Lidya Tjio di Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.
Sepanjang 2017, Summarecon berhasil memeroleh pra-penjualan pemasaran senilai Rp3,6 triliun, meningkat 18 persen dibanding tahun 2016. Direktur Utama Summarecon, Adrianto P Adhi menjelaskan, segmen produk rumah berkontribusi sebesar 46 persen, ruko 25 persen, apartemen 14 persen, kavling komersial 12 persen dan produk lainnya 3 persen.
“Hasil ini diperoleh di tengah pertumbuhan penjualan properti residensial yang masih rendah sepanjang tahun 2017,” imbuhnya.
Baca juga: Summarecon Bagi Dividen Rp5 Perlembar Saham
Pada tahun lalu, pendapatan perseroan sebesar Rp5,64 triliun, meningkat 4 persen, dengan raihan laba bersih Rp509 miliar. Unit bisnis pengembangan properti, lanjut Adhi, masih merupakan unit usaha yang memberikan kontribusi pendapatan dan laba usaha tertinggi yaitu Rp3,6 triliun (64 persen dari total pendapatan).
Adapun jajaran komisaris dan direksi perseroan adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama: Soetjipto Nagaria
Komisaris: Harto Djojo Nagaria
Komisaris Independen: Edi Darnadi, Esther Melyani Horman
Direktur Utama: Adrianto P Adhi
Direktur: Liliawati Rahardjo, Soegianto Nagaria, Herman Nagaria, Sharif Benyamin, Lidya Tjio, Nanik Widjaja
Direktur Independen: Jason Lim (*)
Poin Penting BEI menetapkan libur bursa selama lima hari kerja pada 18–24 Maret 2026 terkait… Read More
Poin Penting Investor berpengalaman melihat penurunan harga aset kripto sebagai kesempatan membeli aset undervalued, terutama… Read More
Oleh Mahendra Siregar, Pengamat Geopolitik SEPANJANG sejarah 100 tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak pernah… Read More
Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More
Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More
Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More