Melihat hal itu, menurutnya, perekonomian Indonesia dapat dilihat dari pertumbuhan penggalangan dana jangka panjang yang mencapai 20 persen.
“Penggalangan dan jangka panjang di tahun kemarin itu Rp700 triliun, itu tumbuh 20 persen. Artinya bursa menyediakan modal,” ujarnya.
Baca juga: OJK Bakal Merelaksasi Aturan Investasi di Pasar Modal
Bukan hanya kekayaan masyarakat itu bertambah dari pasar modal. Tito bilang, tercatat dari seluruh jenis investasi di pasar modal, kekayan masyarakat bertambah Rp215 triliun dari saham, kupon obligasi dan lainnya.
Ditambah pasar modal juga menampung tenaga kerja hingga 1,8 juta orang. Angka tersebut belum termasuk tenaga kerja di perusahaan sekuritas. “Ini tidak kecil artinya spending masyarakat bertambah,” ujarnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More