BI: Capital Inflow Minggu Pertama Januari Capai Rp6,8 Triliun
Jakarta–Bank Indonesia (BI) diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate pada level 4,75 persen di Juni 2017 ini, dengan dengan Deposit Facility yang diperkirakan juga tetap sebesar 4 persen dan Lending Facility sebesar 5,5 persen.
Ekonom PT Bank Permata, Josua Pardede menilai, stance kebijakan moneter BI yang ada saat ini masih konsisten untuk menjaga stabilitas harga dan stabilitas rupiah pada tahun ini. Di sisi lain, suku bunga acuan yang ada saat ini dianggap sudah mencerminkan kondisi global.
“Risiko global akan dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps menjadi 1-1,2 persen pada rapat FOMC yang berlangsung pada 13-14 Juni ini serta perkembangan kebijakan di AS,” ujar dia kepada Infobank, di Jakarta, Kamis, 15 Juni 2017.
Peluang Bank Sentral untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya di tahun ini sangatlah tipis. Hal tersebut merupakan sebagai bentuk respon BI terhadap keputusan Bank Sentral AS yang berencana bakal menaikkan suku bunganya sebanyak 2-3 kali pada tahun ini.
“Selain itu, risiko dari dalam negeri yang perlu diwaspadai oleh salah satunya adalah ekspektasi kenaikan inflasi pada tahun ini,” ucap Josua.
Dia mengungkapkan, tingkat suku bunga acuan yang ada saat ini diharapkan dapat menjangkar ekspektasi kenaikan inflasi, sehingga laju inflasi dapat terkendali dalam sasaran inflasi 2017, yaitu 4 persen plus minus 1 persen serta mendukung stabilitas rupiah.
Sebagai informasi, BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang telah berlangsung selama dua hari yakni tanggal 14 dan 15 Juni 2017. Di mana dalam RDG tersebut BI akan memutuskan mengenai kebijakan moneter (BI 7-day Repo Rate) dan juga makroprudensial. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,25 persen ke level 9.098,03 pada perdagangan 19 Januari 2026,… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada Senin, 19 Januari 2026,… Read More
KERIS adalah senjata tajam mematikan yang dihormati. Karena begitu istimewanya, keris juga disebut sebagai tosan… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Senin (19/1/2026) ke level Rp16.891 per dolar… Read More
Poin Penting Secara teknikal, indikator MACD dan Stochastic RSI mendukung penguatan IHSG dengan potensi menguji… Read More
Oleh Mikail Mo, Director Research dari The Asian Institute for Law, Economic and Capital Market… Read More