Market Update

Suku Bunga BI Ditahan, IHSG Terkoreksi 0,62%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup ke zona merah sebesar 41,57 poin atau melemah 0,62% ke level 6.704 dari dibuka di level 6.745 pada pembukaan perdagangan hari ini (25/5).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 304 saham terkoreksi, 226 saham menguat, dan 213 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,68 miliar saham diperdagangkan dengan 1,23 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,63 triliun.

Hal tersebut juga diikuti oleh seluruh indeks yang mengalami pelemahan, seperti IDX30 melemah 0,71% menjadi 490,21, LQ45 melemah 0,70% menjadi 941,83, SRI-KEHATI melemah 0,28% menjadi 437,38, dan JII melemah 1,19% menjadi 537,04.

Kemudian, hanya beberapa sektor yang mengalami penguatan, sektor tersebut adalah sektor transportasi menguat 1,39%, sektor properti menguat 0,46%, sektor siklikal menguat 0,34%, sektor infrastruktur menguat 0,27%, dan sektor non-siklikal menguat 0,06%

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor energi melemah 1,97%, sektor industrial menguat 1,49%, sektor teknologi melemah 1,38%, sektor bahan baku dan sektor kesehatan melemah 1,29%, serta sektor keuangan melemah 0,07%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), dan PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE). Sedangkan saham top losers adalah PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) dan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), dan PT Personel Alih Daya Tbk (PADA). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

16 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

3 hours ago

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More

4 hours ago