Keuangan

Sukses Gaet Pasar Ritel, Tanamduit Ditunjuk Jadi Mitra Distribusi SBR004

Jakarta – PT Star Mercato Capitale atau pengelola aplikasi (Tanamduit) merupakan Mitra Distribusi resmi yang ditetapkan oleh pemerintah untuk pembelian instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Saat ini Tanamduit kembali tawarkan kemudahan bagi investor yang ingin membeli SBR004 dan reksa dana melalui aplikasi tanamduit.

“Kini existing maupun potensial nasabah dapat membeli SBR004 dan reksa dana sekaligus dalam satu aplikasi tanamduit. Fitur investasi tersebut kami kembangkan untuk memudahkan nasabah berinvestasi melalui aplikasi,” kata Muhammad Hanif selaku Direktur Pengembangan Bisnis tanamduit melalui keterangan resminya di Jakarta, Minggu 26 Agustus 2018.

Pembelian instrumen SBR004 melalui tanamduit dapat dilakukan secara online dengan dua cara yakni melalui website (https://sbnritel.tanamduit.com) dan aplikasi Android dan iOS.

Pemesanan minimum SBR004 ini sebesar Rp1 juta dan maksimum sebesar Rp3 Miliar. Sama seperti produk SBR sebelumnya, SBR004 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan tidak dapat dicairkan hingga jatuh tempo kecuali pada masa pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption). Pembayarannya dapat dilakukan melalui teller, ATM, maupun internet banking. Selain itu, tanamduit tidak memungut biaya untuk seluruh proses pembukaan rekening, pengiriman kupon maupun administrasinya.

Baca juga: Aplikasi Tanamduit Jadi Mitra Distribusi Penjualan SUN

Hanif menambahkan, peminat SBR ini cukup tinggi karena terbilang investasi yang aman, terjangkau dan menguntungkan, terlebih jika investor membeli lewat tanamduit, kami akan berikan promo cashback sebesar 2%.

SBR004 sendiri memiliki besaran kupon sebesar 8,05% lebih tinggi dari SBR003 atau seri sebelumnya yang hanya sebesar 6,8%. Seluruh dana yang terkumpul melalui penerbitan SBR004 tersebut akan digunakan oleh pemerintah untuk membiayai kegiatan-kegiatan produktif, seperti pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

“Dari data yang kami miliki, peminat surat utang seri sebelumnya (SBR003) yang memesan melalui tanamduit banyak yang berasal dari generasi milenial. Sebelumnya tanamduit bersama dengan mitra distribusi fintech lainnya berkontribusi sebanyak 14% dari jumlah total investor, kami optimis persentase peminat SBR004 ini jumlahnya akan meningkat. Dan kami mengajak para generasi milenial untuk ikut berinvestasi pada instrumen ini sebagai bentuk kontribusi untuk membangun negeri.” Ujar Hanif.

Dalam keterangannya Hanif juga menambahkan bahwa ekspansi bisnis tanamduit akan gencar dilakukan dengan mengambil langkah strategis dan menggandeng sejumlah mitra untuk bekerjasama dalam investasi berbasis online tersebut. Pihaknya juga menyebut tingginya peminat investasi belakangan ini melalui aplikasi tanamduit memerlukan solusi peningkatan modal untuk dapat berekspansi.

“Sebagai bagian dari strategi bisnis, kami sedang melakukan proses penambahan modal. Diharapkan dalam kuartal ketiga ini dapat segera terealisasi yang akan digunakan sebagai tambahan modal kerja dan pengembangan bisnis.” tutup Hanif. (*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

4 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

4 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

11 hours ago