Internasional

Suka Cita Perayaan Idul Adha 2023 di Sejumlah Negara

Jakarta – Umat Muslim di pelbagai penjuru dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 H, pada Kamis (29/6) dengan suka cita. Ada yang melaksanakan salat berjamaah di masjid-masjid, memotong hewan kurban hingga bersilaturhami dengan sanak keluarga.

Melansir VOA Indonesia, Kamis, 29 (29/6), warga ibu kota Sanaa, Yaman, misalnya merayakan Idul Adha melakukan ibadah haji ke Mekkah dengan madraha, yaitu suatu upacara tradisional dengan menggunakan ayunan sambil menyebut nama-nama mereka yang sedang berhaji, mendoakan agar ibadah mereka lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Biasanya, upacara madraha umumnya dilangsungkan di bagian utara Yaman. Jika upacara madraha dilakukan untuk jemaah laki-laki, maka ikat kepala atau kain dan pakaian miliknya diikatkan ke ayunan sebagai bagian dari perayaan. 

Sementara itu, warga Muslim di Lagos, Nigeria, merayakan Idul Adha dengan sholat berjemaah di masjid-masjid, memotong hewan kurban, bersilaturahmi dan membagi-bagikan daging hewan kurban, baik sapi, kambing, atau unta.

Menyembelih hewan kurban merupakan salah satu bagian ibadah yang melambangkan pengorbanan dan sikap berserah diri pada ketentuan Allah SWT, mengikuti apa yang dilakukan Nabi Ibrahim AS. 

Lain lagi di Rusia, stasiun televisi pemerintah setempat melaporkan dana publik Chechnya pada hari Rabu membagi-bagikan lebih dari 12.000 domba kepada anggota operasi militer khusus dan keluarga mereka untuk ikut menghormati Hari Raya Idul Adha.

Komandan Resimen Bermotor Khusus 141, Ibragim Ismailov, mengatakan kepada RU-RTR bahwa “dukungan Kepala Chechnya Ramzan Kadyrov kepada peserta operasi militer khusus dan keluarga mereka tetap konstan.”

Sementara di Kosovo, seorang imam masjid menghadiahkan seorang warga Katholik sebuah rumah baru yang sangat dibutuhkan keluarga miskin itu.

Prenk Nreca, usia 41 tahun, telah tinggal di rumah yang rusak bersama lima anaknya yang berusia antara 6-11 tahun di Pjetershan, sebuah desa dekat kota Gjakova, sekitar 80 kilometer ibu kota Pristina.

Istri Nreca telah meninggalkan mereka tahun lalu karena tidak tahan menghadapi kondisi ekonomi keluarganya yang sulit. Nreca menggantungkan hidupnya pada pekerjaan harian yang sporadis dan derma dari masyarakat sekitar.

Imam Abdurrahman Bejtullahu melihat laporan berita lokal tentang kondisi kehidupan keluarga Nreca yang memprihatinkan itu saat Natal 2022. 

Ia memutuskan untuk menggalang dana guna membangun sebuah rumah baru bagi keluarga itu. Bejtullahu mengatakan ketika seseorang membutuhkan, agama tidak lagi jadi isu.

Nreca mengatakan selama musim dingin tahun lalu, Imam Bejtullahu membantu membayar sebuah apartemen di kota bagi keluarganya selama enam bulan. (*)

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

7 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

9 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

11 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

12 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

12 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

13 hours ago