Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan stabilitas sistem keuangan masih terjaga meskipun dalam setahun ini pihaknya telah melikuidasi 6 hingga 7 bank kecil yang masuk dalam kategori bank gagal.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, bank-bank tersebut hanya berskala bank kecil atau Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Sehingga, tidak membahayakan stabilitas sistem keuangan.
“Ini belum pada level yang membahayakan karena setiap tahun kami menerima 6-7 bank BPR yang harus kami tangani jadi dari situ walaupun ada yang gagal tapi ini masih dalam batas normal,” katanya, Selasa, 27 Oktober 2020.
Meski begitu, dirinya memastikan kondisi sektor keuangan masih sangat stabil. LPS juga terus mewaspadai dan mempersiapkan diri jika nantinya ada penambahan bank yang berpotensi masuk bank gagal.
Sementara itu, dari sisi jumlah rekening simpanan yang dijamin LPS per September 2020 adalah sebesar 99,91 persen dari total rekening atau setara dengan 335.311.847 rekening.
Adapun secara nominal, Purbaya mengatakan jumlah simpanan yang dijamin sesuai dengan ketentuan program penjaminan yakni maksimum Rp2 miliar per nasabah per bank mencapai Rp3.418,95 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More