News Update

Sudah Ditopang Dividen Bank BUMN, APBN Masih Defisit Rp76,4 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 hingga 31 Maret 2020 mencapai Rp76,4 triliun, di mana angka tersebut masih setara dengan 0,45% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan defisit tersebut terjadi lantaran penerimaan negara yang senilai Rp375,9 triliun atau tumbuh 7,7% (YoY) serta dari sisi belanja negara senilai Rp452,4 triliun atau naik tipis hampir 0,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pendapatan negara masih tumbuh 7,7% karena ada pergeseran pembayaran dividen kita karena bank bumn melakukan RUPST lebih awal dan membayar dividen lebih awal,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Jumat 17 April 2020.

Lebih rinci Sri Mulyani mengatakan, pendapatan negara berasal dari pendapatan perpajakan senilai Rp279,9 triliun serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp96 triliun.

Sedangkan untuk belanja negara terdiri dari Belanja pemerintah pusat mencapai Rp277,9 triliun atau tumbuh 6,6% (yoy), melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mampu tumbuh 11,4% (yoy).

Sementara pada transfer ke Daerah dan Dana Desa mencapai Rp174,5 triliun atau turun 8,8% (yoy). Padahal di periode yang sama tahun lalu, pos anggaran ini mampu tumbuh 3,1 persen (yoy). Transfer ke daerah sebesar Rp167,3 triliun atau turun 7,7% (yoy). Sementara Dana Desa hanya Rp 7,2 triliun, anjlok 28,6% (yoy). (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

6 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

12 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

12 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

13 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

23 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

24 hours ago