OJK 2022
Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi XI telah selesai melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau Fit & Proper Test calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Para wakil rakyat sudah memberikan kesempatan bagi para calon untuk memaparkan visi dan misinya.
Hari ini, (07/04) DPR mengumumkan hasil dari pemilihan Fit and Proper test. Hasilnya ada 7 kandidat yang terpilih menjadi DK OJK periode 2022 hingga 2027.
“Telah disepakati secara mufakat Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027,” kata Kahar Muzakir, Ketua Komisi XI DPR RI, Kamis, 7 April 2022.
Adapun berikut adalah daftar nama Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027″
1. Ketua merangkap anggota: Mahendra Siregar
2. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota: Mirza Adityaswara
3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota: Dian Ediana Rae
4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota: Inarno Djajadi
5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota: Ogi Prastomiyono
6. Ketua Dewan Audit merangkap anggota: Sophia Issabella Wattimena
7. Anggota yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen: Friderica Widyasari Dewi
“Itulah bapak-ibu dan saudara-saudara kesepakatan kami berdasarkan musyawarah dan mufakat pada hari ini,” tutup Kahar sembari mengetuk palu. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior, Praktisi Perbankan, dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PERANG… Read More
Poin Penting Menurut riset HID 73 persen perusahaan global kini memprioritaskan manajemen identitas seiring meningkatnya… Read More
Jakarta - Persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait kasus kredit macet PT… Read More
Poin Penting Hingga Februari 2026, Bank Kalbar mencetak laba Rp98,71 miliar, naik 14,81 persen (yoy),… Read More
Poin Penting BCA berpartisipasi dalam Earth Hour 2026 dengan memadamkan lampu dan perangkat non-esensial selama… Read More
Poin Penting Milenial dan Gen Z tidak lagi terpaku pada indikator tradisional seperti kepemilikan rumah,… Read More