Poin Penting
Jakarta – PT Sucor Sekuritas menyampaikan pada tahun depan menargetkan akan membawa tiga perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menyampaikan bahwa, rencana IPO tiga perusahaan tersebut berasal dari sektor yang berbeda, antara lain, sektor energi, sektor consumer goods, dan sektor teknologi.
“Sektornya bervariasi, ada energi, consumer goods, dan teknologi. Untuk satu di semester pertama sudah hampir terkonfirmasi, sementara dua lainnya berpotensi di semester kedua,” ucap Bernadus kepada media di Jakarta, 17 Desember 2025.
Baca juga: Superbank (SUPA) Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia, Jadi IPO Terbesar di Sektor Bank Digital
Tidak hanya itu, Bernadus memastikan, keseluruhan IPO yang akan dibawa Sucor memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp1 triliun.
“Untuk size, kami selalu meng-IPO-kan perusahaan dengan market cap di atas Rp1 triliun. Detailnya belum bisa kami sampaikan lebih lanjut,” imbuhnya.
Sebagai informasi, jelang akhir tahun ini Sucor Sekuritas menunjukkan keberhasilannya dalam membawa PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) sebagai perusahaan lighthouse yang melantai di BEI pada hari ini.
Dalam masa penawaran umum, saham SUPA mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 318,69 kali dengan jumlah pemesanan lebih dari satu juta order, sehingga sebagian besar investor ritel memperoleh alokasi terbatas.
Baca juga: Penuhi Janji IPO, Bundamedik Bagi Dividen 30 Persen dari Laba Bersih
Bernadus menyebut antusiasme tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap penawaran umum saham perdana dengan kualitas yang dinilai baik oleh pasar.
Kelebihan permintaan saham Superbank itu menurutnya lebih didominasi oleh investor institusi, baik domestik maupun asing. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More