Studi UOB Ungkap Nasabah ASEAN Siap Hadapi Endemi Covid-19 di 2023

Jakarta – Hasil dari UOB ASEAN Consumer Sentiment Study mengungkapkan mayoritas dari nasabah di ASEAN mempersiapkan diri untuk hidup dengan “kenormalan baru” menghadapi endemi Covid-19 pada tahun 2023. Sekitar 3.500 responden dari lima negara di ASEAN diwawancarai, termasuk 1.000 dari Singapura dan lebih dari 600 dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Satu dari tiga responden (33%) di kawasan memperkirakan bahwa perlu dua tahun atau lebih untuk mengendalikan Covid-19 di negara mereka masing-masing. Angka ini meningkat 18% dari tahun sebelumnya.

Dua dari lima responden (40%) juga percaya bahwa perlu waktu dua tahun atau lebih agar kehidupan kembali seperti sebelum Covid-19. Angka ini meningkat 15% dari tahun sebelumnya. Ketika responden ditanya apakah vaksinasi penting agar kehidupan kembali normal, delapan dari 10 responden (81%) setuju dengan pernyataan tersebut.

Jacquelyn Tan, Head of Group Personal Financial Services, UOB menyatakan dalam beradaptasi menghadapi endemi, kesejahteraan finansial berperan penting dalam kesehatan mental individu. Oleh karena itu, sebagian besar nasabahnya terus membangun ketahanan finansial di masa pandemi.

“Ketika masyarakat Singapura beradaptasi dengan ‘kenormalan baru’ dan kembali ke kehidupan mereka seperti sedia kala, penting bagi mereka untuk terus membangun ketahanan finansial mereka dengan menabung dan berinvestasi jangka panjang,” jelas Jacquelyn Tan, pada keterangannya 22 November 2021.

Adapun saat ini banyak nasabah di ASEAN yang menyesuaikan harapan dan mempersiapkan diri untuk Covid-19 menjadi endemi. Sebagian besar responden (68%) merasa lebih siap secara mental untuk kebijakan2 pembatasan sosial baru. Hal ini menunjukkan bahwa nasabah menjadi lebih siap untuk menghadapi peristiwa semacam ini. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

4 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

5 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

7 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

8 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

8 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

8 hours ago