Keuangan

Strategi Sun Life Gaet Generasi Muda

Poin Penting

  • Sun Life fokus menyasar generasi muda dengan edukasi finansial sejak dini melalui pendekatan komunitas dan digital.
  • Program Hoops and Health menjadi salah satu strategi untuk menarik minat anak muda sambil mengenalkan pentingnya proteksi.
  • Sun Life mengembangkan fitur digital yang memungkinkan proses aplikasi, layanan polis, hingga klaim dilakukan secara online.

Jakarta – Sun Life Indonesia kini mengarahkan fokus strategisnya pada segmen yang selama ini kurang tersentuh edukasi finansial, yaitu generasi muda.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut perencanaan sejak dini, perusahaan asuransi jiwa ini memperkuat pendekatan berbasis komunitas dan digital untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko finansial dan pentingnya proteksi.

President Director Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menegaskan bahwa literasi finansial tidak harus menunggu seseorang mencapai tahap “mapan”.

“Karena produk asuransi itu tidak hanya pada saat sudah mapan saja. Jadi bisa dimulai pada saat kapan pun, bahkan pada saat muda pun, dengan income-nya yang terbatas pun bisa,” ujarnya saat ditemui usai acara peluncuran produk SiSuper di Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.

Baca juga: Sun Life Luncurkan Produk Tradisional SiSuper, Apa Manfaatnya?

Untuk menarik segmen muda, Sun Life membangun ekosistem edukasi melalui berbagai aktivitas yang relevan dengan minat mereka. Salah satu yang menonjol adalah program Hoops and Health, sebuah event olahraga basket yang digelar bertepatan dengan ulang tahun perusahaan.

“Acara-acara seperti ini membuat kami bisa menjangkau generasi muda. Mereka datang untuk aktivitasnya, dan di saat yang sama kami hadir memberi pemahaman tentang kebutuhan finansial,” jelas Albertus.

Perluas Strategi Digital Sesuai Perilaku Gen Z

Selain pendekatan berbasis komunitas, Sun Life memperluas strategi digital dengan sebuah kanal yang tak bisa dilepaskan dari perilaku generasi Z.

“Generasi muda sangat aktif di digital, jadi kami menjangkau mereka di sana. Komunikasinya, edukasinya, semuanya melalui kanal digital,” imbuhnya.

Baca juga: Survei Sun Life: 73 Persen Pemilik Usaha Keluarga di Asia Belum Siapkan Penerus

Sun Life juga mengembangkan fitur yang memungkinkan calon dan existing nasabah mengakses hampir seluruh proses secara online.

“Nasabah itu bisa submit aplikasinya melalui digital, menanyakan tentang polisnya melalui digital, bahkan klaimnya bisa di-submit secara digital,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

4 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

4 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

6 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

6 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

6 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

7 hours ago