Perbankan

Strategi PermataBank Tingkatkan Transaksi BI-Fast

Jakarta – Bank Permata (PermataBank) telah mengimplementasikan sistem pembayaran BI-Fast sejak Juni 2022 lewat mobile banking nya yaitu Permata Mobile X. Dalam upaya meningkatkan transaksi BI-Fast, Bank Permata menyiapkan sejumlah strategi.

Djumariah Tenteram Direktur Retail Banking PermataBank mengatakan, adanya BI-Fast ini sangat menguntungkan bagi perusahaan. Melalui strategi B2C (Business to Customer) dengan mobile banking dan B2B (Business to Business) dengan API (Application Programming Interface).

Selain itu, ke depannya, PermataBank juga tengah menyiapkan channel-channel lain yang akan dikembangkan. Sehingga, BI-Fast akan dapat dipergunakan di berbagai channel Bank Permata.

“Untuk B2C sendiri masih ada channel-channel lain yang sedang kami kembangkan, yaitu ATM kemudian kita juga punya internet banking khusus untuk corporate, kemudian ada melalui teller kita itu lagi progress, dan EDC (Electronic Data Captured), sehingga bagaimana caranya bisa membuat semua channel di Permata Bank itu semua bisa menggunakan BI-Fast,” ujar Djumariah, Jumat, 23 September 2022.

Lanjutnya, melihat perubahan perilaku nasabah yang beralih dari transaksi lewat ATM ke mobile banking, merupakan peluang bagi PermataBank, bukan hanya membantu dalam performa bank tapi juga memudahkan nasabah dalam bertransaksi yang cepat, murah dan aman. Tercermin pada bulan Juli hingga Agustus 2022 transaksi BI-Fast meningkat 14% di Bank Permata.

“Kami lauching BI-Fast melalui Permata Mobile X, dalam 2,5 bulan kita melihat jumlah transaksi meningkat hampir 3 kali lipat, ini sesuatu yangluar biasa dan itu juga represent hamper 80% dari total transaksi,” ungkap Djumariah. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

9 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

10 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

11 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

12 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

12 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

13 hours ago