Poin Penting
- Maybank Indonesia mempercepat dekarbonisasi operasional dan pembiayaan melalui strategi berbasis data dan prinsip keberlanjutan.
- Emisi operasional turun 30,84 persen dari baseline 2019, didukung program seperti Maybank Marathon berkelanjutan dan Jejak Hijau.
- Program MERASA dan Jejak Hijau memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung ekonomi rendah karbon.
Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) memperkuat komitmen keberlanjutan dalam mendorong transisi hijau di sektor perbankan.
Komitmen tersebut sejalan dengan strategi Maybank Indonesia ROAR30 yang menetapkan nilai keberlanjutan sebagai diferensiasi utama untuk memimpin ekosistem perbankan berbasis nilai yang relevan bagi pasar Indonesia.
Head of Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska mengatakan, sebagai institusi keuangan yang berkomitmen pada prinsip keberlanjutan, Maybank Indonesia sangat memahami bahwa kredibilitas dalam transisi hijau harus dimulai dari dalam perusahaan.
“Pada 2025, terkait strategi pengelolaan lingkungan dalam operasional bank, dilandaskan pada dua pilar utama, yaitu penguatan fondasi data emisi untuk pelaporan yang lebih akuntabel dan akselerasi transisi energi. Fokus strategi itu akan terus dipertajam pada tahun ini,” ujar Maria, dikutip Sabtu, 2 Mei 2026.
Menurutnya, perseroan juga menyadari bahwa dampak iklim terbesar dari institusi keuangan bukan berasal dari operasional perusahaan, melainkan dari aktivitas pembiayaan kepada nasabah.
Baca juga: Maybank Indonesia Buka Rencana 2026, Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10 Persen
Oleh karena itu, pada 2025 perseroan memperkuat strategi dekarbonisasi, baik pada operasional maupun portofolio pembiayaan, melalui pendekatan sistematis, terukur, dan berbasis data ilmiah.
“Dan yang tak kalah penting, bank meyakini bahwa transisi menuju ekonomi rendah karbon harus bersifat inklusif – turut memberdayakan masyarakat dalam perjalanan menuju pertumbuhan yang lebih bertanggung jawab,” bebernya.
Capaian dan Inisiatif Keberlanjutan 2025
Berdasarkan catatan pihaknya, secara keseluruhan, pada 2025 Maybank Indonesia berhasil mencatatkan sejumlah capaian signifikan dalam mendukung upaya menekan emisi karbon, mitigasi risiko dampak pemanasan global dan membangun bumi yang lestari.
Salah satunya melalui penyelenggaraan Maybank Marathon ke-14 yang mengintegrasikan 27 inisiatif keberlanjutan, termasuk Program “Jejak Hijau Desa Sanding” untuk mendukung visi Bali Net Zero 2045, serta peluncuran Kalkulator Jejak Karbon (Carbon Calculator) guna mendukung target ajang netral karbon pada 2030.
Bersamaan dengan Maybank Marathon 2025, Maybank Indonesia juga terus memperkuat implementasi program Jejak Hijau sebagai gerakan jangka panjang untuk membangun bumi yang hijau dan lestari.
Baca juga: Maybank Marathon 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Bali Rp300 Miliar
Melalui program tersebut, Maybank Indonesia telah menetapkan tahapan Jejak Hijau sebagai program tahunan, dimulai dari fase “Menata Jejak Hijau” pada 2025 dengan melakukan perhitungan emisi kegiatan Maybank Marathon (baselining), hingga “Merayakan Jejak Hijau” pada 2030.
“Inisiatif program Jejak Hijau diimplementasikan oleh Maybank Indonesia seiring dengan meningkatnya tekanan perubahan iklim dan kebutuhan akan transisi menuju ekonomi rendah karbon,” tutur Maria.
Pemberdayaan Masyarakat dan Penurunan Emisi
Maybank Indonesia juga telah menginisiasi Program MERASA melalui kerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) pada akhir 2025 lalu. Program tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan konservasi Sumber Daya Alam untuk kelompok masyarakat perempuan di Kampung Merasa, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Melalui pendekatan agroforestri dan pelatihan intensif, para perempuan petani kakao didampingi untuk mengelola lahan secara produktif, sekaligus melindungi kawasan hutan di sekeliling kampung mereka dari alih fungsi lahan.
Selain itu, Maybank Indonesia juga berhasil menurunkan emisi operasional sebesar 30,84 persen dari baseline 2019, melampaui target tahunan.
Komitmen ini juga didukung oleh budaya keberlanjutan yang kuat di internal perusahaan, tecermin dari lebih dari 388.000 jam aktivitas keberlanjutan oleh karyawan Maybank Indonesia, meningkat 26,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta penanaman lebih dari 3.300 bibit pohon. (*)
Editor: Yulian Saputra




