Perbankan

Strategi BRI Genjot Pertumbuhan Dana Murah

Poin Penting

  • BRI mencatat pengguna BRImo 45,9 juta (+18,9 persen yoy) dengan nilai transaksi Rp7.077 triliun (+26,4 persen yoy); Qlola untuk segmen komersial/korporasi tumbuh 48,1 persen pengguna aktif.
  • Volume merchant naik 48,1 persen yoy menjadi Rp223,2 triliun; QRIS BRI transaksi naik 127,5 persen yoy, volume Rp85,6 triliun.
  • DPK Rp1.467 triliun (+7,4 persen yoy), rasio CASA 70,6 persen, cost of fund turun menjadi 2,9 persen, menunjang efisiensi struktur pendanaan.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan kinerja transaction banking yang positif hingga Desember 2025. Pencapaian ini ditopang oleh pertumbuhan transaksi digital pada segmen ritel, nasabah bisnis, hingga ekosistem pembayaran yang turut memperkuat dana murah di perseroan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, sebagai bagian dari transformasi BRIVolution Reignite, BRI melakukan transformasi pada funding franchise yang bertujuan memperkuat struktur pendanaan perusahaan agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah. Dua strategi yang dijalankan yakni penguatan dana murah dan peningkatkan kapabilitas di bidang transaction banking.

“BRI mempercepat pertumbuhan CASA melalui optimalisasi digital channel (BRImo, BRILink, QRIS) serta peningkatan penetrasi business cluster. Sementara itu di segmen ritel, penguatan difokuskan pada pengembangan SuperApp BRImo dan ekosistem pembayaran,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Kamis, 5 Maret 2026.

Baca juga: BRI Mau Gelar RUPST 10 April 2026, Siap Tebar Dividen Jumbo?

Peningkatan aktivitas transaksi ritel di channel digital BRI tercermin pada pertumbuhan pengguna dan transaksi melalui BRImo. Hingga Desember 2025, pengguna BRImo tercatat 45,9 juta atau tumbuh 18,9 persen year on year (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp7.076,9 triliun atau meningkat 26,4 persen yoy.

Untuk segmen menengah, komersial dan korporasi, BRI terus memperkuat layanan transaction banking BRI untuk kebutuhan cash management dan transaksi end-to-end melalui Qlola.

Per Desember 2025, pengguna aktif Qlola mencapai 113,0 ribu atau tumbuh 48,1 persen yoy, sejalan dengan sales volume yang meningkat 36,2 persen yoy menjadi Rp13.456 triliun.

Perseroan juga terus memperluas akseptasi pembayaran di merchant. Hal tersebut berdampak kepada volume penjualan merchant naik 48,1 persen yoy menjadi Rp223,2 triliun.

Untuk QRIS BRI juga menunjukkan trenyang sama, sales volume naik 100 persen yoy menjadi Rp85,6 triliun, sementara jumlah transaksinya tumbuh 127,5 persen yoy menjadi lebih dari 782,8 miliar transaksi.

Peningkatan transaksi di channel digital dan ekosistem pembayaran terbukti memperkuat basis dana giro dantabungan, sehingga porsi CASA terjaga tinggi dan biaya dana membaik. 

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 7,4 persen yoy menjadi Rp1.467 triliun dengan rasio CASA 70,6 persen, serta cost of fund DPK membaik menjadi 2,9 persendibanding 3,1 persen pada akhir 2024.

Baca juga: Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Hery menambahkan bahwa BRI akan terus mengembangkan kapabilitas transaction banking melalui penguatan platform digital hingga peningkatan layanan business merchant untuk mendukung pertumbuhan dana murah secara berkelanjutan.

“Capaian ini menegaskan bahwa transformasi BRIVolution Reignite yang sedang dijalankan tidak hanya memperkuat basis dana murah, tetapi juga memperluas ekosistem pembayaran digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ini Kata Pemerintah soal Stok Pangan, BBM, dan LPG Jelang Lebaran

Poin Penting Pemerintah menjamin stok jelang Lebaran untuk pangan, BBM, dan LPG dalam kondisi aman… Read More

6 mins ago

IHSG Ditutup Menguat 1,76 Persen ke Level 7.710, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,76% ke level 7.710,53 pada perdagangan 5 Maret 2026. Mayoritas… Read More

23 mins ago

Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Terdekat untuk THR Lebaran 2026

Poin Penting Pencarian ATM pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu terdekat meningkat jelang Lebaran 2026… Read More

35 mins ago

KNEKS: Spin-Off Terlalu Cepat Berpotensi Melahirkan Bank Syariah Kecil

Poin Penting KNEKS menilai spin-off UUS yang terlalu cepat berpotensi melahirkan bank syariah kecil dengan… Read More

48 mins ago

AXA Mandiri Ajak Anak Belajar Finansial Lewat Kegiatan Interaktif

Poin Penting AXA Mandiri membagikan 100 paket sekolah dan sembako senilai Rp1 juta untuk anak… Read More

2 hours ago

Klaim Penyakit Kritis Allianz Syariah Tembus Rp600 Miliar Sepanjang 2025

Poin Penting Sepanjang 2025, Allianz Syariah membayarkan klaim Rp600 miliar untuk 2.600 kasus, dengan 67… Read More

2 hours ago