Pelayanan Kantor Cabang BPR Intidana Kelapa Gading. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – BPR Intidana melakukan ekspansi memperluas pelayanannya dengan membuka kantor cabang ke-8 di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Eddy Setiawan Hertanto, Direktur Bisnis Intidana dengan adanya kantor cabang baru ini pihaknya makin memperluas pelayanan dan menghadirkan solusi finansial yang lebih mudah dijangkau.
“Pembukaan cabang ini sekaligus menjadi bagian dari strategi BPR Intidana untuk memperkuat kehadiran layanan keuangan di kawasan urban,” jelasnya dikutip Eddy.
Dia melanjutkan, ekspansi jaringan ini mencerminkan arah pertumbuhan perusahaan di tengah persaingan industri perbankan mikro yang semakin ketat.
“Dengan hadirnya cabang baru ini, BPR Intidana berharap dapat memperluas jangkauan layanan, meningkatkan efisiensi transaksi, serta memudahkan masyarakat mengakses produk simpanan, deposito, dan pembiayaan dengan pendekatan,” jelasnya.
Baca juga: Sejumlah BPR Ajukan Likuidasi Sukarela, Begini Tanggapan Bos OJK
“Layanan di KC Kelapa Gading juga akan mengintegrasikan pengalaman digital dan tatap muka demi kenyamanan nasabah,” tambahnya.
Lebih dari sekadar ekspansi fisik, pembukaan KC Intidana Kelapa Gading menjadi langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan bisnis ke depan.
Hingga kuartal III 2025, BPR Intidana mencatat total aset sebesar Rp1,48 triliun. Kepercayaan masyarakat juga tercermin dari dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp1,09 triliun, terdiri dari tabungan Rp32,56 miliar dan deposito Rp1,06 triliun.
Baca juga: OJK Cabut Izin Usaha BPR Nagajayaraya Sentrasentosa, Ini Alasannya
Dari sisi penyaluran dana, kredit yang diberikan tercatat sebesar Rp1,018 triliun kepada non-bank pihak tidak terkait, mempertegas kontribusi Intidana dalam mendukung sektor produktif.
“Dengan pengelolaan yang baik dan permodalan kuat, termasuk rasio KPMM sebesar 14,88 persen, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja, menambah titik layanan baru, dan terus menjadi lembaga keuangan yang relevan serta solutif bagi komunitas lokal,” kata Edy. (*)
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More