Keuangan

Strategi BCAinsurance Gaet Nasabah Baru Lewat Travel Fair

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar BCA Singapore Airlines Travel Fair (SQTF) 2025. Anak usahanya, BCAinsurance, turut memanfaatkan ajang ini untuk memperkuat penetrasi produk asuransi perjalanan.

Acara yang berlangsung selama tiga hari, 7-9 Februari 2025, di empat kota besar, Jakarta, Denpasar, Medan, dan Surabaya, tidak hanya menjadi ajang promosi tiket penerbangan, tetapi juga sarana bagi BCAinsurance untuk menarik perhatian calon nasabah.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Infobank, Jumat, 7 Februari 2025, BCAinsurance menghadirkan berbagai promo menarik bagi pengunjung. Promo tersebut meliputi diskon premi hingga 15 persen, cicilan 0 persen untuk pembayaran menggunakan kartu kredit BCA, serta cashback hingga Rp200 ribu melalui program reward BCA.

Baca juga: BCA Insurance Incar Penjualan Produk Digital Rp15 Miliar di 2023

Langkah ini menunjukkan strategi BCAinsurance dalam meningkatkan daya tarik asuransi perjalanan bagi para wisatawan, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan selama bepergian.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan internasional, permintaan terhadap asuransi perjalanan juga mengalami pertumbuhan.

Risiko seperti keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, atau keadaan darurat medis menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat untuk mencari perlindungan tambahan.

Baca juga: Kinerja Cemerlang BCA Insurance di 2023, Laba Tumbuh 19 Persen dan Premi Tembus Rp1 Triliun

BCAinsurance melihat peluang ini dengan menawarkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi BCA di https://promo.bca.co.id/id/sqtf. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

8 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

2 hours ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

3 hours ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

4 hours ago