Oleh Chandra Bagus Sulistyo, Group Head of Government Program – Division of Small Business and Programs BNI
PERTUMBUHAN ekonomi dunia 2023 diperkirakan kurang begitu menggembirakan dibandingkan dengan 2022. Karena itu, pelaku usaha, dalam hal ini bank, perlu membuat strategi jitu agar dapat terhindar dari dampak sistemik ancaman resesi global.
Bank Dunia (World Bank) dalam laporan Global Economic Prospects memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2023 sebesar 2,9%, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya sebesar 4,1%. Sementara itu, Badan Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2023 menjadi 2,7% dari sebelumnya 2,9%.
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More