Oleh Chandra Bagus Sulistyo, Group Head of Government Program – Division of Small Business and Programs BNI
PERTUMBUHAN ekonomi dunia 2023 diperkirakan kurang begitu menggembirakan dibandingkan dengan 2022. Karena itu, pelaku usaha, dalam hal ini bank, perlu membuat strategi jitu agar dapat terhindar dari dampak sistemik ancaman resesi global.
Bank Dunia (World Bank) dalam laporan Global Economic Prospects memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2023 sebesar 2,9%, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya sebesar 4,1%. Sementara itu, Badan Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2023 menjadi 2,7% dari sebelumnya 2,9%.
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More