Perbankan

Strategi Bank Mega Syariah Genjot Pertumbuhan Tabungan Haji Kalangan Anak Muda

Poin Penting

  • Minat haji generasi muda meningkat signifikan, nasabah Gen Z tumbuh 29,4 persen dan Milenial melonjak 41 persen pada 2025, mendominasi kepemilikan tabungan haji Bank Mega Syariah.
  • Strategi GenHajj dan layanan digital jadi kunci, melalui kampanye lintas generasi, optimalisasi media sosial, serta kemudahan pembukaan tabungan haji lewat smartphone.
  • Dampak positif ke kinerja bank, tercermin dari volume tabungan naik 8,05 persen menjadi lebih dari Rp323 miliar dan jumlah rekening tumbuh 4,8 persen hingga melampaui 360 ribu rekening.

Jakarta – Generasi muda Indonesia kini semakin sadar akan pentingnya merencanakan ibadah haji sejak dini. Antusiasme ini tercermin dari jumlah tabungan haji berusia di bawah 42 tahun di Bank Mega Syariah yang mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data profil nasabah tabungan haji bank Mega Syariah, pada tahun 2025 kelompok Gen Z (17-25 tahun) mencatatkan pertumbuhan jumlah jamaah sebesar 29,4 persen (year on year/yoy) atau lebih dari 1,2 ribu jamaah.

Sementara itu, kelompok Milenial (26-41 tahun) tumbuh pesat sebesar 41 persen menjadi lebih dari 6,4 ribu jamaah. Secara keseluruhan, kontribusi nasabah muda (Anak-anak, Gen Z, dan Milenial) semakin mendominasi porsi kepemilikan tabungan haji.

Baca juga: Bank Mega Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Rp870 Miliar untuk Proyek Properti Kaltim

Roostian Primananda, Marketing, Loyalty & Financial Inclusion Division Head Bank Mega Syariah, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah nasabah milenial sejalan dengan semangat kampanye GenHajj (Generasi Haji): Haji Mudah untuk Semua Generasi.

Strategi ini mencakup kehadiran di berbagai pameran hingga optimalisasi media sosial, guna mengajak masyarakat dari lintas generasi untuk mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci melalui layanan Bank Mega Syariah.

“Gen Z yang sangat akrab dengan teknologi perlu layanan yang serba digital, cepat, dan mudah diakses. Sementara Gen Y atau milenial lebih mempertimbangkan masa depan dalam keputusan finansialnya. Kami terus berinovasi agar hadir sesuai aspirasi masing-masing generasi melalui solusi tabungan haji praktis langsung dari smartphone,” ujar Roostian dikutip 13 Januari 2026.

Pertumbuhan minat pendaftaran haji di kalangan generasi muda ini turut mendorong kinerja positif Bank Mega Syariah secara keseluruhan di akhir 2025.

Berdasarkan data keuangan perusahaan, volume tabungan mencatatkan kenaikan sebesar 8,05 persen (yoy), meningkat dari Rp299 miliar pada Desember 2024 menjadi lebih dari Rp323 miliar pada posisi 31 Desember 2025.

Baca juga: Ramai Spin Off, Ini Kinerja Bank Umum Syariah Sepanjang 2025

Peningkatan ini juga dibarengi dengan perluasan basis nasabah, di mana jumlah rekening tumbuh sebesar 4,8 persen menjadi lebih dari 360 ribu rekening pada penghujung 2025.

Untuk memperluas jangkauan, Bank Mega Syariah terus melakukan pendekatan berbasis komunitas (keagamaan, sosial, profesional) serta masuk ke segmen korporasi untuk menawarkan produk tabungan haji bagi karyawan di sektor pendidikan, kesehatan, dan sektor strategis lainnya. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

2 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

7 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

8 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

9 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

19 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

20 hours ago