Ilustrasi. Kawasan perumahan. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) berharap pemerintah bisa memberikan stimulus pajak pada tahun 2021 ini agar kredit pemilikan rumah (KPR) dapat lebih meningkat pesat pada tahun ini. Harapan ini diutarakan oleh EVP Non-Subsidized Mortgage and Personal Lending Division BTN Suryanti Agustinar.
“Kami berharap, kalau kemarin kan hanya kendaraan bermotor (kredit kendaraan bermotor) saja yang dapat stimulus, nanti kami inginnya pemerintah juga merelaksasi biaya-biaya seperti BPHTB, PPN, semoga bisa lebih merangsang lagi orang untuk beli properti,” ujarnya, kepada Infobanknews, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia pun menyatakan kekhawatirannya bila pemerintah tidak dapat memberikan stimulus yang benar-benar dapat mendongkrak sektor properti, maka pihaknya pun juga akan kesulitan untuk menumbuhkan pembelian sektor properti di tahun ini. Menurutnya, pemerintah perlu menganggap penting dorongan atau stimulus untuk mendorong geliat sektor properti mengingat ada 175 sektor ekonomi yang terpengaruh oleh sektor properti ini.
“Kalau sektor properti maju, maka seharusnya sektor-sektor ikutannya itu kan bisa maju, jadi multiple efect-nya kan memang luar biasa. Maka, memang mudah-mudahan properti 2021 jauh lebih bagus lagi. Nah, sektor ekonomi ikutannya yang lain juga ikut tumbuh,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More