Ilustrasi. Kawasan perumahan. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) berharap pemerintah bisa memberikan stimulus pajak pada tahun 2021 ini agar kredit pemilikan rumah (KPR) dapat lebih meningkat pesat pada tahun ini. Harapan ini diutarakan oleh EVP Non-Subsidized Mortgage and Personal Lending Division BTN Suryanti Agustinar.
“Kami berharap, kalau kemarin kan hanya kendaraan bermotor (kredit kendaraan bermotor) saja yang dapat stimulus, nanti kami inginnya pemerintah juga merelaksasi biaya-biaya seperti BPHTB, PPN, semoga bisa lebih merangsang lagi orang untuk beli properti,” ujarnya, kepada Infobanknews, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia pun menyatakan kekhawatirannya bila pemerintah tidak dapat memberikan stimulus yang benar-benar dapat mendongkrak sektor properti, maka pihaknya pun juga akan kesulitan untuk menumbuhkan pembelian sektor properti di tahun ini. Menurutnya, pemerintah perlu menganggap penting dorongan atau stimulus untuk mendorong geliat sektor properti mengingat ada 175 sektor ekonomi yang terpengaruh oleh sektor properti ini.
“Kalau sektor properti maju, maka seharusnya sektor-sektor ikutannya itu kan bisa maju, jadi multiple efect-nya kan memang luar biasa. Maka, memang mudah-mudahan properti 2021 jauh lebih bagus lagi. Nah, sektor ekonomi ikutannya yang lain juga ikut tumbuh,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More