News Update

Stern Resouces Bidik Perusahaan Lokal Garap Bisnis Kesehatan

Jakarta – Investor besar asal Amerika Serikat, Stern Resouces tertarik masuk ke Indonesia untuk berinvestasi di industri kesehatan. Perusahaan tersebut pun kini tengah menjajaki beberapa perusahaan lokal untuk digandeng guna menggarap bisnis itu.

Rencananya perseroan akan membangun sebanyak 100 unit klinik modern yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia.

Co-Chief Executive Officer Stern Resources, Hartadinata Harianto mengatakan indonesia merupakan pasar yang menarik dan memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Untuk memuluskan ambisinya perseroan siap menggelontorkan dana sekitar ratusan juta dollar AS.

“Kami masih melakukan penjajakan dengan beberapa mitra lokal. Semoga bisa mulai di tahun ini,” katanya kepada wartawan, Rabu, 28 Febuari 2018.

Lebih lanjut dirinya mengatakan Stern juga berniat memasuki bisnis properti di Indonesia. Meskipun belum menjelaskan detil proyek apa yang akan dikembangkan dan berapa investasi yang disiapkan namun dia optimistis dapat memberikan hunian yang nyaman dan modern untuk masyarakat Indonesia.

Sejak meningkatnya credit rating Indonesia pada tahun lalu, negeri ini memang berubah menjadi primadona.

Mengacu pada data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sepanjang Januari hingga Desember 2017 realisasi investasi PMDN dan PMA menembus target yang sudah ditetapkan sebelumnya, tercatat sebanyak Rp692,8 triliun investasi masuk di periode tersebut, untuk investasi asing per Oktober 2017 nilainya sudah mencapai Rp111 triliun.

Sebagai catatan, Hartadinata sendiri merupakan putra tanah air Lulusan S2 Master Finance di Claremont Mc Cenna California USA. Di usianya yang masih 23 tahun dia sudah dipercaya menjadi Ketua Delegasi Investor ke Indonesia. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago