Founder Steak Hotel by Holycow Wynda Mardio (kiri) bersama Food Observer Kevindra Soemantri saat menghidangkan sajian Steak Hotel by HOLYCOW! di Jakarta, Selasa (19/3). Industri kuliner kian berkembang di Indonesia, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2017 menyatakan bahwa subsektor kuliner memberikan kontribusi 41.69% dari total Produk Domestik Bruto Ekonomi Kreatif.[1] Perkembangan industri kuliner tersebut sejalan dengan minat masyarakat Indonesia yang semakin gemar menikmati beragam jenis makanan termasuk steak. (*)
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More