News Update

Standarisasi PSAK 71 Dinilai Lebih Prudent

Jakarta – Audit Partner Grant Thornton Renie Feriana menilai, penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 pada 2020 nanti akan berdampak baik bagi Indonesia di mata internasional.

“Kalau dari yang lama, itu perhitungannya kompleks. Jadi cost-nya bertambah. Benefit dari yang baru, (PSAK 71) akan lebih prudent,” ujarnya di acara 3rd Indonesia Mortgage Forum 2019 yang diselenggarakan infobank dengan Indonesia Mortgage Bankers Association (IMBA) Perbanas di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019.

Sebagai informasi, PSAK 71 yang menggantikan PSAK 50, 55 dan 60 ini memberikan panduan tentang pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan. Revisi aturan ini terkait klasifikasi atas keuangan, termasuk poin penting tentang pencadangan atas penurunan nilai aset keuangan berupa piutang, pinjaman, atau kredit.

Standar hitungan akuntansi ini mengubah secara mendasar metoder perhitungan dan cadangan kerugian akibat kredit macet.

Menurut Renie, Indonesia mau tidak mau dituntut untuk meningkatkan standarnya. Saat ini, kita hanya melihat kondisi sekarang dan ke belakang. Indonesia harus melihat potensi ke depan.

“Salah satunya kenapa kita harus dinamis untuk mengikuti perubahan, karena kita sangat luas. Karena investor kita banyak dari luar, itu juga yang membuat kita nggak bisa untuk tidak mengikuti standar baru,” tambah Reini. (*) Bagus Kasanjanu

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Dorongan Konsolidasi Menguat, Bank KBMI 1 Masih Bertaji

Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More

13 mins ago

Resmi Jadi Persero, BSI Perkuat Peran Sebagai Bank Emas

Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More

25 mins ago

Bursa Kripto CFX Pangkas Biaya Transaksi 50 Persen Demi Daya Saing Industri

Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More

26 mins ago

OJK Tegaskan Implementasi Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP

Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More

56 mins ago

Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI

Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Berkelanjutan BNI Tembus Rp197 Triliun di 2025

Poin Penting Portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI pada 2025 mencapai Rp197 triliun atau 22 persen dari… Read More

3 hours ago