Standard Chartered gandeng Alibaba untuk mengoptimalisasi operasional bisnis dan customer experience lewat AI. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Standard Chartered dan Alibaba Group Holding Limited (Alibaba) telah menjalin kemitraan strategis dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Alibaba Cloud untuk mempercepat adopsi AI di sektor layanan keuangan.
Berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani belum lama ini, Standard Chartered akan bekerja sama dengan Alibaba Cloud sebagai mitra strategis dalam teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat pengalaman nasabah.
“Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi dari Alibaba Group dan keahlian finansial kami, kami berupaya memaksimalkan potensi AI untuk mendorong agenda inovasi sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, kolega, dan komunitas kami,” kata Group Chief Executive Standard Chartered, Bill Winters pada keterangan resmi, Senin, 4 Agustus 2025.
Baca juga: Perluas Akses Investasi, AllianzGI Hadirkan Produk bagi Nasabah Standard Chartered
Inisiatif tersebut mencakup pengembangan layanan pelanggan dan intelijen penjualan berbasis AI untuk meningkatkan keterlibatan nasabah, manajemen risiko dan kepatuhan berbasis AI, serta peningkatan kapabilitas talenta internal melalui pelatihan dan sertifikasi AI.
Kemitraan ini turut mendukung pengembangan strategis Alibaba Group secara global.
Standard Chartered akan menyediakan beragam layanan perbankan yang komprehensif dan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Alibaba Group, seperti dukungan finansial, pembiayaan rantai pasok, solusi pengelolaan dana lintas negara, hingga kolaborasi di sektor pasar keuangan.
Selain itu, kedua pihak turut melakukan kerja sama dalam bidang pembangunan berkelanjutan dan keuangan berkelanjutan.
Baca juga: Pasar AI Indonesia Penting, Alibaba Cloud Siapkan Investasi di SDM Lokal
CEO Alibaba Group, Eddie Wu mengatakan bahwa kemitraan ini akan membuka berbagai peluang baru, melalui pemanfaatan AI yang lebih optimal.
“Dari pendidikan hingga layanan kesehatan dan riset ilmiah, AI telah menunjukkan potensinya dalam mendorong perubahan yang transformatif. Kami sangat senang dapat bermitra dengan Standard Chartered, pemimpin global di sektor jasa keuangan, untuk bersama-sama membentuk arah transformasi di industri ini,” sebut Eddie. (*) Steven Widjaja
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More