Perbankan

Standar Chartered Indonesia-Amartha Jalin Kerja Sama Strategis Senilai Rp2 Triliun

Jakarta – Standar Chartered Bank Indonesia (SCBI) pada hari ini, Selasa, 10 Desember 2024, mengumumkan kerja sama strategis bersama PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) melalui loan channeling senilai Rp2 triliun kepada sekitar 400 ribu pengusaha perempuan.

Tujuan dari kerja sama tersebut juga untuk memberdayakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah yang masih minim akses keuangan, juga untuk menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh Indonesia.

Cluster CEO, Indonesia and ASEAN Markets (Australia, Brunei and the Philippines), Standard Chartered, Rino ‘Donny’ Donosepoetro, menjelaskan bahwa pihaknya sangat antusias untuk bermitra dengan Amartha dalam menyalurkan pembiayaan untuk mendukung pengusaha UMKM, yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Melalui kerja sama ini, kami dapat terus menjalankan komitmen kami terhadap keuangan berkelanjutan, terutama dalam memberdayakan wirausaha yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan inklusif,” ucap Donny dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 10 Desember 2024.

Baca juga: Laba Standard Chartered Bank Indonesia Terbang 62,75 Persen di September, jadi Rp412 M

Di samping itu, Founder dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, menyampaikan bahwa dirinya bangga dapat mengajak SCBI untuk melakukan kerja sama dalam menghadirkan pembiayaan kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses keuangan digital dan meningkatkan daya saing UMKM, khususnya untuk pengusaha perempuan ultra mikro di luar Pulau Jawa, agar dapat berkontribusi membangun pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Andi dalam kesempatan yang sama.

Adapun sebagai bagian dari komitmen Standard Chartered yang lebih luas untuk meningkatkan partisipasi perekonomian dan mendorong inklusi keuangan, SCBI terus memperluas fokus bisnis pada segmen ritel melalui digital partnership.

Baca juga: Dukung Dekarbonisasi ASEAN, Standard Chartered Kumpulkan Pemangku Kepentingan Bahas Hal Ini
Baca juga: OJK Catat Outstanding Paylater Perbankan Tembus Rp19,82 Triliun

Selama tiga tahun terakhir, SCBI telah menjalin beberapa kemitraan dengan sejumlah perusahaan fintek untuk menyediakan layanan keuangan yang lebih mudah diakses.

Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan inovasi digital dan kolaborasi dengan para perusahaan fintek, SCBI juga berkomitmen untuk membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan perekonomian Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputa

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

3 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

4 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

4 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

5 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

8 hours ago