News Update

Stanchart Indonesia Catatkan Pertumbuhan Kredit 17% pada 2018

Jakarta — Standard Chartered Bank Indonesia (Standchart) hingga akhir tahun 2018 berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 32,2 triliun atau tercatat meningkat 17% (YoY) bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 27,5 triliun.

Hal tersebut disampaikan Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer (CEO) Standchart pada acara paparan kinerja tahun 2018 di Hotel Raflles Jakarta. Menurutnya penyaluran kredit masih akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Peningkatan penyaluran kredit atau loan book sebesar 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini juga didukung oleh perbaikan kualitas aset,”kata Rino di Hotel Raflles Jakarta, Senin 4 Maret 2019.

Bank juga terus berpartisipasi dalam mendukung perkembangan ekonomi Indonesia dengan penyaluran kredit kepada UMKM berbasis ekspor yang mencapai 23% dari total penyaluran kredit. jumlah ini meningkat secara signifnkan dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 13%.

Tak hanya itu, pihaknya juga terus bertekad menurunkan rasio kredit bermasalah dengan terus melakukan restrukturisasi. Hingga akhir tahun 2018 saja tercatat Non Performing Loan (NPL) Standchart telah mencapai 2,2%.

“Kesehatan kredit temermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) yang turun ke 2,22% di tahun 2018 dari sebelumnya 3,90% di tahun 2017,” tukas Rino. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

46 mins ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

5 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago