Jakarta – Standard Chartered Bank mengumumkan kerja sama dengan PT Lotte Mart Indonesia dan PT Lotte Shoping Indonesia dalam pemanfaatan layanan “Early Payment Program”, yang ditujukan bagi seluruh pemasok atau supplier Lotte di seluruh Indonesia.
Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia menjelaskan, “Early Payment Program” merupakan layanan pembayaran lebih awal yang ditawarkan oleh bank kepada pemasok Lotte untuk menerima dana lebih cepat dibandingkan waktu jatuh tempo invoice.
“Hal ini dilakukan untuk membantu meningkatkan fleksibilitas pemasok dalam mengelola arus kas dan modal kerja sekaligus meningkatkan visibilitas kegiatan perdagangan para pemasok,” kata Rino, di Jakarta, Rabu, 19 Juli 2017.
Sementara, Joseph V. Buntaran, Direktur Utama PT Lotte Mart Indonesia dan PT Lotte Shoping Indonesia mengatakan, Lotte sebagai salah satu grup perusahaan ritel terbesar di Indonesia berkomitmen untuk membangun kerja sama dengan seluruh mitra usaha dalam upaya untuk tumbuh bersama. “Saat ini kami memiliki lebih dari 3.000 supplier, baik yang besar, menengah, maupun kecil. Program ini terbuka untuk seluruh supplier,” ujarnya.
Secara teknis, Early Payment Program ini adalah program pembiayaan untuk supplier Lotte yang berminat, dengan bunga yang sangat kompetitif, yakni 8,18 persen per tahun, yang tercatat sebagai pembiayaan modal kerja. Standard Chartered Bank sendiri menargetkan hingga akhir 2017 bisa menjalankan program ini untuk 100 supplier Lotte dengan target pembiayaan Rp1 triliun. (*) Ari Nugroho
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More