Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,3% hingga 5,7% pada 2024. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna bersama DPR RI untuk membahas kerangka kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) 2024.
Target tersebut telah dipertimbangkan dengan berbagai risiko dan potensi keberlanjutan ekspansi ekonomi nasional tahun depan.
“Pemerintah mengusulkan kisaran indikator ekonomi makro yang akan digunakan sebagai asumsi dasar penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2024,” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat, 19 Mei 2023.
Menurut Menkeu, sasaran target tersebut juga terlihat dengan ketahanan perekonomian Indonesia saat ini yang tetap terjaga walaupun menghadapi gejolak perekonomian dunia.
“Pertumbuhan ekonomi triwulan I-2023 mencapai 5,0% yoy. Pertumbuhan ekonomi terus di atas 5% dalam enam kuartal berturut-turut,” katanya.
Selain itu, laju inflasi dalam tren yang menurun, tercatat sebesar 4,33% yoy pada April 2023. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan inflasi Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di antara negara- negara G20 dan ASEAN
Sementara itu, indikator dini (leading indicators) lainnya juga menunjukkan tren yang relatif kuat. Purchasing Managers’ Index nasional bulan April mencapai 52,7, terus berada pada zona ekspansif sejak awal tahun hingga saat ini. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More