Moneter dan Fiskal

Sri Mulyani Siapkan Anggaran Perlinsos 2025 hingga Rp513 Triliun

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan anggaran perlindungan sosial (perlinsos) mencapai Rp496,9 triliun – Rp513,0 triliun dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025.

“Anggaran perlinsos pada tahun 2025 berkisar Rp496,9 triliun sampai dengan Rp513,0 triliun,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, Senin, 20 Mei 2024.

Bendahara negara ini menyampaikan kebijakan anggaran perlinsos ini diarahkan dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan antardaerah.

Baca juga: Sri Mulyani Perkirakan Anggaran Kesehatan 2025 Capai Rp217,8 Triliun, Ada Program Makan dan Susu Gratis Prabowo? 

Adapun, dalam KEM PPKF 2025 angka kemiskinan diperkirakan akan berada pada rentang 7,0 – 8,0 persen. Kemudian, Rasio Gini juga diperkirakan terus membaik dalam rentang 0,379-0,382.

Menkeu menjelaskan hal tersebut akan ditempuh melalui beberapa program unggulan dengan penguatan perlinsos pemberdayaan dan penguatan perlinsos sepanjang hayat untuk mempercepat graduasi pengentasan kemiskinan.

Kemudian, peningkatan akses pembiayaan untuk rumah layak huni dan terjangkau, mendorong petani makmur, nelayan sejahtera, termasuk mempercepat desa mandiri.

Baca juga: Jadi Polemik, Sri Mulyani Beberkan Pos Anggaran Perlinsos Senilai Rp479 Triliun

“Melalui berbagai program unggulan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas perlinsos dalam mengurangi beban kebutuhan pokok, meningkatkan pendapatan, serta memutus rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan,” pungkasnya. 

Sebelumnya, pada tahun 2024 Kementerian Keuangan merealisasika. Anggaran perlinsos mencapai Rp479 triliun. Artinya angka perlinsos di 2025 naik di kisaran angka Rp17,9 – Rp34 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

6 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

38 mins ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

56 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham ADMR, ANTM, ARCI, dan HRUM

Poin Penting Secara teknikal, IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan ke kisaran 8.440–8.503, namun tetap perlu mewaspadai… Read More

2 hours ago